oleh

Finger Print Permudah Peserta JKN-KIS Peroleh Layanan Cuci Darah

Citrust.id – Saat ini, prosedur pelayanan hemodialisis atau cuci darah bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah semakin mudah. Peserta JKN-KIS yang sudah melakukan perekaman atau terdaftar dengan menggunakan sidik jari (finger print) di fasilitas kesehatan tempat biasa mendapat pelayanan tak perlu lagi membawa surat rujukan pada saat melakukan cuci darah.

Kemudahan itu dirasakan betul manfaatnya oleh Anis Al Jupri (50 tahun), warga Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

“Enak sekarang kalau mau cuci darah. Tidak perlu lagi mengurus surat rujukan. Sudah dari awal bulan ini Bapak tidak bawa surat rujukan karena sudah direkam sidik jarinya,” ujar Anis, Kamis (30/1).

Anis merupakan peserta JKN-KIS segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Sejak tahun 2017, ia rutin melakukan cuci darah di Rumah Sakit Ciremai Kota Cirebon. Ketika didiagnosa menderita sakit gagal ginjal, rasa sedih dan kecewa bercampur aduk dalam hati Anis. Ia harus melakukan cuci darah seminggu dua kali. Apalagi biaya untuk cuci darah tidaklah sedikit. Dengan Kartu JKN-KIS yang dimiliki, kini Anis tak khawatir akan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan cuci darah.

“Bulan Desember 2017, Bapak inget banget waktu dokter bilang harus cuci darah. Sedih banget Bapak dan Ibu waktu itu, mana anak terakhir masih kecil lagi,” ungkapnya.

Setiap kali melakukan cuci darah, Anis selalu didampingi oleh istrinya. Menurut Anis, istri dan keluarga terus memberikan semangat untuk terus berjuang menjalani kehidupan.

“Alhamdulillah, anak pertama sama terakhir Bapak pernah juga pakai Kartu JKN-KIS. Asalkan sesuai prosedur pasti enggak diminta biaya sedikitpun” jelas Anis Al Jupri.

Anis menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada BPJS Kesehatan dan juga Pemerintah karena telah menghadirkan Program JKN-KIS yang sangat bermanfaat bagi masyarakat ini. Ia menyampaikan harapannya kepada BPJS Kesehatan dan seluruh Fasilitas Kesehatan untuk dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik, agar penyelenggaraan Program JKN-KIS semakin optimal.

BACA JUGA:   Dilacak GPS, Penadah 35 Ton Kacang Kedelai Curian Tertangkap Polisi

“Kalau enggak ada JKN-KIS Bapak pasti bingung untuk cuci darah karena biayanya besar. Terima kasih JKN-KIS sudah banyak membantu,” pungkasnya. (*)

Komentar

News Feed