oleh

Esensi Pertemuan dengan Bupati Belum Jelas, Wabup Masih Punya Ganjalan

Citrust.id – Meski telah dipertemukan dengan bupati Kuningan oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, Wakil Bupati Kuningan, Ridho Suganda, masih memiliki ganjalan.

“Kemarin bertemu tidak membahas esensinya. Tidak tuntas. Saya masih menunggu niat baik Pak Bupati untuk bertemu kembali, setidaknya coffee morning untuk memperjelas peran saya dan lain sebagainya,” jelas Edo, sapaan akrab wabup saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (19/3).

Ia mengatakan, pertemuan lanjutan pasca-pertemuan kemarin merupakan pesan langsung Ketua DPD PDIP Jabar untuk mencari solusi permasalahan. Itu akan segera selesai jika esensi masalahnya dibahas bersama.

“Mudah-mudahan ke depan tidak usah merepotkan Ketua DPD untuk membahas masalah seperti ini. Di sini saja sudah cukup. Lebih cepat lebih bagus. Saya juga tidak mau dianggap plin plan dan sebagainya. Selama saya belum jelas perannya seperti apa, saya tidak akan mengambil lagi aset-aset yang sudah saya kembalikan ke pemerintah,” ujarnya.

Terkait kendaraan dinas, ia mempersilahkan untuk dimanfaat bagi kepentingan masyarakat. Menurutnyal kekompakan antara pimpinan daerah tidak hanya terlihat seringnya bersama, tetapi juga hati yang kompak.

Baginya, meski tidak selalu terlihat bersama, tetapi ada kejelasan peran dan tugas masing-masing. Sehingga ke depan tugasnya seperti pengawasan, evaluasi dan pengendalian bisa dijalankan tanpa ada “ancaman”.

“Saya tidak mungkin meminta hal yang berlebihan dari Pak Bupati. Jangan ada lagi istilah kalau ada orang dekat dengan saya dicap orangnya wabup. Nanti orangnya takut digeser,” katanya.

Jika ada pengakuan dan pembagian peran yang jelas, tidak akan ada lagi kesan ketakutan para ASN dan pejabat yang dekat dengannya.

“Saya juga memohon maaf kepada masyarakat Kuningan dengan setulus-tulusnya terkait permasalahan ini. Tujuan saya bukan merengek-rengek dan pencitraan, tetapi hanya meminta kejelasan dan pengakuan,” pungkasnya. (Andin)

 

Komentar

News Feed