oleh

Diduga Putus Cinta, Seorang Transgender Nekad Gantung Diri

KUNINGAN (CT) –  Seteru akibat percintaan yang dialami seorang Transgender yakni, Ade Turbayan alias Ade Bunga (27), warga Kelurahan Kuningan, nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah kosan, di Lingkungan RT 04 RW 06 Lamepayung, Kabupaten Kuningan, Senin (22/02).

Peristiwa yang menghebohkan warga sekitar, diketahui sekira pukul 15:00 WIB. warga kaget dengan teriakan minta tolong sejumlah penghuni kosan yang berdampingan dengan kamar kos korban.

“Iya saya tentu kaget mendengar dan menyaksikan korban sudah tak bernyawa itu,” kata Indra di dampingi Windi yang kebetulan tetangga kos-an korban.

Diceritakan mereka berdua, korban dalam beberapa hari kebelakang sering mengeluh dan terlihat frustasi. Hal itu menyusul dengan hubungan percintaannya yang di dera musibah diduga putus.

“Bisa jadi akibat patah hati kang, kan korban punya pacar. Konon sedang cekcok dan sebelum gantung diri, korban sering ngomong mau gantung diri sajalah,” ulas Indra di amini Windi.

Menyinggung soal pertama mengetahui bahwa korban gantung diri, Indra menceritakan sebelumnya dapet informasi dari, Ega (teman korban, red) melalui pesawat telepon selulernya.

“Tadi Ega ngebel dan mampir ke sini. Kang tolong lihat Ade di dalam kosan. Kok dia tidak menyaut sih,” ulas Indra tadi kepada awak media.

Sontak melihat korban yang bergelantung di dalam kamar mandi, kata Indra, pihaknya langsung memberi tahu petugas polisi pamong praja yang berdomisili di lingkungan sekitar.

“Tadi saya cuma lihat korban gantung diri pakai sal (tali dari kain, red). Saat itu juga, ada pak Ajat langsung bertindak dan menurunkan tubuh korban,” kata Indra.

Terpisah petugas Pol PP Kuningan, Ajat kepada awak media, mengatakan sedari tadi memang korban diturunkan dan diserahkan kepada keluarga.

BACA JUGA:   Pelantikan Presiden Lancar, Tokoh Agama Apresiasi TNI dan Polri

“Iya usai diturunkan, kami bersama petugas polsek mengirim mayat korban ke keluarga di blok cangkuang,” kata Ajat.

Soal jasad korban, kata Ajat pihaknya bersama petugas kepolisian langsung melakukan reka ulang tindakan nekad bunuh diri yang dilakukan seorang LGBT tadi.

“Kata pa kapolsek (Kompol Endin, red) korban benar nekat bunuh diri. Sebab, di jasad korban tidak ada bekas luka atau penganiyaan. Terlebih dari kedua lubangnya itu mengeluarkan sperma dan kotoran, artinya itu korban melakukannya bunuh diri sekitar enam jam lalu,” tandasnya. (Ipay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed