oleh

Diduga Minimnya Perhatian, Penjaga Kantor DPC PPP Tewas Membusuk

CIREBON (CT) – Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki lanjut usia, di sebuah kamar di Kantor DPC PPP Kota Cirebon. Kondisi mayat korban sudah berbau busuk. Di duga, korban yang juga penjaga kantor DPC ini meninggal akibat sakit, karena kurang perhatiannya pengurus partai terhadap korban.

Warga di Jalan Evakuasi Kelurahan Kalitanjung, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, digemparkan dengan penemuan mayat di dalam ruangan Kantor DPC PPP. Diketahui korban bernama Akhyas (75) warga Pegambiran Kota Cirebon.

Korban yang merupakan penjaga kantor DPC ini ditemukan tewas oleh salah satu pengurus DPC yaitu Toif (69) di dalam ruang sekretaris, yang hendak melakukan rapat partai di kantor tersebut.

“Awalnya saya hendak rapat anggota DPC PPP hari ini, memang sudah dijadwalkan tapi karena kebetulan belum makan, saya pergi sebentar ke kantor, saat saya masuk halaman, saya mencium bau busuk, saya berusaha mengetuk pintu kantor dan saya coba tengok ruang sekretaris, ternyata jenazah pak Akhyas sudah membusuk.” Ujar Toif.

Petugas identifikasi Polres Cirebon Kota yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dengan memeriksa ruangan tempat ditemukannya mayat korban. Diduga, korban tewas dikarenakan sakit, akibat minimnya perhatian pengurus DPC terhadap korban.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, sekujur tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban tewas sudah sekitar 3 hari lalu dan baru ditemukan sekarang. Diduga korban tewas lantaran sakit, namun kini kami masih menyelidiki penyakit yang di derita korban,” Jelas Kapolsek Seltim, Kompol. Sutisna.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad kakek malang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon, untuk dilakukan otopsi.

BACA JUGA:   KAI Batasi Kapasitas Penumpang hingga 50 Persen

Sementara itu, petugas masih melakukan pendalaman dengan memeriksa keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk pengurus partai, guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. (CT-104)

Komentar

News Feed