oleh

Demo ke DPRD Kota Cirebon, Mahasiswa Bawa Beberapa Aspirasi

Citrust.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UGJ Mengguat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Cirebon, Senin (13/7) pagi.

Mahasiswa membawa sejumlah tuntutan, seperti menolak RUU Omnibus Law, mendesak DPR RI untuk mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), membebaskan biaya pendidikan, dan menghentikan tindakan represif aparat.

Koordinator aksi, Gilang Gemahesa meminta, agar DPRD Kota Cirebon bisa menyampaikan aspirasi penolakan dari mahasiswa ke DPR RI. Mahasiswa menilai, saat ini pemerintah tidak mengedepankan kepentingan rakyat.

“Saat ini pemerintah tidak sejalan dengan cita-cita negara, yaitu memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Sehingga, tuntutan kami dipandang untuk direalisasikan,” ujarnya.

Gilang juga mengatakan, bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah dan DPR RI tidak bisa membuat masyarakat tetap hidup makmur. Justru membuat gaduh dengan membahas RUU yang kontroversial.

“Banyak sekali hari ini yang menbuat gaduh, misal pembahasan aturan ketenagakerjaan, RUU PKS, hingga pembahasan kasus Novel Baswedan dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik mengaku mendukung dengan aspirasi mahasiswa. Rencanaya kami akan tindak lanjuti dengan menyampaikan aspirasi ini ke DPR RI.

“Kami akan menindaklanjuti aspirasi ini, agar tersampaikan ke DPR RI, bahkan ketua DPRD sudah akan menandatangani surat rekomendasi terkait aspirasi ini,” ujarnya.  (Aming)

BACA JUGA:   Ridwan Kamil: Rasio Tes PCR Kontak Erat Covid-19 Perlu Ditingkatkan

Komentar

News Feed