oleh

BPJS Kesehatan Cirebon Ajak Badan Usaha Optimalkan Aplikasi E-Dabu

Citrust.id – Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS, khususnya bagi badan usaha ataupun pemberi kerja, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon menggelar sosialisasi aplikasi New E-Dabu 4.2. Sosialisasi diberikan kepada pimpinan ataupun human resources departemen (HRD) dari perwakilan masing-masing badan usaha di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.

Melalui aplikasi New E-Dabu, badan usaha ataupun pemberi kerja dapat memperoleh berbagai kemudahan dalam mengurus kepesertaan JKN-KIS, tanpa perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Banyak fitur yang dapat dimanfaatkan di aplikasi New E-Dabu. Badan usaha dapat melakukan penambahan dan pengurangan peserta, melakukan cek tagihan, dan mengunduh entitas. Badan usaha juga dapat mengubah serta melakukan update data ataupun upah karyawan yang belum sesuai dengan pendapatan karyawan setiap bulannya,” jelas Cardi, Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.

Dikatakan Cardi, hingga saat ini, masih banyak badan usaha ataupun pemberi kerja di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Cirebon yang ingin mengajukan data kepesertaan dengan datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan atau melalui email. Padahal menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan cara yang mudah, yaitu hanya menggunakan aplikasi New E-Dabu.

Oleh karenanya, dengan adanya sosialisasi ini, ia berharap badan usaha atau pemberi kerja dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi New E-Dabu dalam mengurus kepesertaan JKN KIS pekerjanya.

“Peserta kegiatan hari ini bisa langsung praktek menggunakan aplikasi New E-Dabu. Jadi jika ada badan usaha atau pemberi kerja yang kebingungan atau kurang jelas, mereka dapat langsung bertanya,” tutur Cardi.

Nining, salah seorang HRD yang hadir merespons positif kegiatan yang telah dilaksanakan. Dirinya yang mewakili perusahaan tempatnya bekerja berpendapat, materi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan Cabang Cirebon itu sangat baik karena dapat memberikan pengetahuan tambahan. Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara setiap badan usaha dengan BPJS Kesehatan dalam pengelolaan aplikasi New E-Dabu.

BACA JUGA:   Sopir Bus di Majalengka Positif Covid-19

“Sosialisasi seperti ini sangat membantu dan memang harus diikuti karena banyak menambah ilmu terutama bagi pada HRD. BPJS Kesehatan sudah banyak memanfaatkan teknologi dalam pelayanannya. Mudah-mudahan kedepannya semakin lebih baik lagi,” ujar Nining. (*)

Komentar

News Feed