oleh

Balonbup H Kalinga Resmi Mengundurkan Diri dari PNS ke Inspektorat

Cirebiontrust.com – Mantan Kepala BKPSDM Drs H Kalinga resmi mengundurkan diri sebagai pejabat aparatur sipil negara (ASN).

Pantauan wartawan di lapangan, dengan berjalan kaki orang yang menjabat sebagai staf ahli bupati bidang politik hukum dan pemerintah setda Kabupaten Cirebon kalinga mendatangi Kantor Inspektorat.

Kalinga sengaja mendatangi Inspektorat untuk menyerahkan berkas pengunduran dirinya sebagai ASN. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Inspektorat Hendra Nirmala menerima langsung berkas Kalinga.

Saat dikonfirmasi, Kalinga mengatakan, pengunduran dirinya sebagai pejabat ASN agar dirinya dapat berkonsentrasi terkait pencalonannya sebagai bakal calon bupati Cirebon.

“Pengunduran diri ini juga buntut dari pemanggilan saya oleh Inspektorat pada 2 Agustus lalu. Ataa dugaan keterlibatan saya di partai politik,” tuturnya, Senin (7/8).

Masih disampaikan, padahal menurutnya jika mengacu pada undang-undang nomor 5 tahun 2014 dan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajamen ASN, bakal calon bupati wajib mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU.

Atas dasar pemanggilan itu Kalinga menduga adanya desakan dari pemangku kebijakan di Kabupaten Cirebon yang menginginkan dirinya segera mundur. Padahal terdapat pejabat ASN lainnya yang juga turut mencalonkan dalam konstelasi pilkada 2018.

“Namun tidak dipanggil oleh Inspektorat dan tidak ada pihak yang mendesak agar mereka untuk segera mundur,” sambungnya.

Meski merasa terdzholimi, namun dirinya merasa ikhlas atas kondisi tersebut. Karena menurutnya hal itu justru lebih memantapkan langkah jihadanya /dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon lebih sejahtera.

Sementara itu Kepala Inspektorat Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menuturkan, terkait berkas pengunduran diri Kalinga, pihaknya akan menyerahkan ke BKPSDM dan dilaporkan ke bupati.

Ditanya lebih jauh terkait pengunduran diri Kalinga, Hendra enggan mengomentari lebih jauh.

Perlu diketahui, terdapat beberapa pejabat ASN yang menyatakan maju di pilkada 2018. Seperti Sekda Yayat Ruhyat dan Kepala Damkar Iis Krisnandar. Namun keduanya tidak diusik oleh bupati.

BACA JUGA:   Milenial Kuningan Gelorakan Persatuan dan Kesatuan

Sementara dua nama pejabat ASN lainnya, yakni kepala Dinas Kesehatan dr Ahmad Qoyyim dan M Sofyan sudah terlabih dahulu mengundurkan diri. (Sukirno Raharjo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed