oleh

Anggota DPRD Indramayu Soroti Abrasi di Desa Dadap

INDRAMAYU (CT) – Terkait Abrasi di daerah pesisir pantai utara (Pantura) Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat, yang menjadi salah satu persoalan bagi masyarakat sekitar, sehingga hal tersebut banyak dikeluhkan warga, pasalnya perbaikan tanggul penahan ombak belum juga dilakukan perbaikan.

Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Junedi mengatakan jika tanggul penahan ombak adalah benteng pertahanan bagi masyarakat pesisir, sehingga perlu adanya perbaikan untuk tanggul yang sudah rusak.

“Kondisi Breakwater memang banyak yang rusak, tanggul penahan ombak adalah benteng pertahanan, saat ini kondisi tanggul tersebut sudah rusak, hilang bahkan ada sebagian yang tidak terbentengi,” ungkapnya, Senin (01/08).

Dikatakannya, perbaikan tanggul penahan ombak di wilayah tersebut sangat di perlukan, sebab, menurutnya, selain banyak rumah penduduk, juga adanya bangunan pendidikan dan mushala yang terkena abrasi, sehingga dengan adanya tanggul tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau rumah bagus, kendaraan bagus, namun tanggul penahan ombak sudah rusak dan tidak ada tanggul, pasti akan habis oleh ombak,” terangnya.

Diakuinya, dalam membangun tanggul tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit, akan tetapi jika pemerintah daerah tidak mampu untuk membangun tanggul tersebut dikarenakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Indramayu tidak mencukupi, setidaknya pemerintah daerah bisa melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi maupun Pusat.

“Setiap masa reses anggota DPRD Indramayu maupun DPR RI di wilayah tersebut, aspirasi pertama yang dikatakan oleh masyarakat adalah pembangunan tanggul penahan ombak,” pungkasnya. (Didi)

BACA JUGA:   Kenaikan Harga Jagung Tak Diimbangi Jumlah Produksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed