oleh

Aliansi Pemuda Indramayu Gelar Aksi Peduli Masjid Al Aqsa

Indramayutrust.com – Aliansi Pemuda Indramayu Cinta Al-Aqsa menggelar Aksi long march yang diikuti ratusan massa. Aliansi tersebut terbentuk dari beberapa organisasi dan komunitas yang menyatakan bahwa mereka adalah pemuda yang mencintai Masjid Al-Aqsa Palestina.

Dalam acara tersebut, ratusan massa berjalan mengelilingi sudut-sudut Kota Indramayu dari mulai Masjid Agung kemudian menuju Pasar Mambo lanjut ke Sport Center lalu ke Gedung DPRD dan baru berakhir di Alun-alun kota Indamayu, Minggu (06/08).

Aksi ini juga sebagai salah satu rangkaian acara dari konser amal yang nanti akan diselenggarakan 13 Agustus 2017, guna mencari donasi untuk sedikit membantu meringankan beban warga palestina.

“Ini adalah Aksi jalan santai atau long march yang terdiri dari komunitas dan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Cinta Al-Aqsa,” ungkap Fajar Romadhon, Kordinator lapangan.

Dikatakannya, salah satu tujuan dari aksi ini adalah untuk memberitahukan kepada masyarakat muslim Indramayu bahwa masih ada saudara sesama muslim yang belum memperoleh kemerdekaan secara hakiki yaitu Bumi Palestina.

“Ingin mengabarkan kepada dunia khususnya Indramayu bahwa hari ini masih ada Negara yang terjajah yaitu palestina,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia harus mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanah konstitusi.

Baginya penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Yahudi harus dihapuskan dari dunia, masyarakat Indonesia harus menjadi pelopor pendukung kemerdekaan sebagaimana semangat yang digelorakan Presiden RI pertama yaitu Bung Karno.

“Kita harus sama-sama mendukung kemerdekaan palestina sebagaimana yang tercantum dalam konstitusi yaitu penjajahan harus dihapuskan. Itu pun adalah salahsatu semangat yang digelorakan presiden pertama RI Ir. Soekarno,” tegasnya.

Harapan dari aksi ini, lanjut Fajar, adalah supaya mengingatkan dan menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa apa yang diderita Palestina adalah penderitaan kita juga sesama muslim, karena yang telah dilakukan Zionis Yahudi adalah bentuk kebiadaban dan pelanggaran HAM.

BACA JUGA:   Warga Tolak Proyek Galian Pasir di Luragung

“Supaya masyarakat tersadar bahwa kondisi Palestina bukan tanggung jawab kita saja sebagai umat muslim, tapi seluruh manusia, karena ini juga salah satu tragedi kemanusiaan paling  biadab dan paling mencoreng nama kemanusiaan itu sendiri dan bahkan HAM pun dicoreng,” Pungkasnya. (Didi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed