oleh

Akibat Aktivitas Seismik Jalur Pantura Losarang Macet

INDRAMAYU (CT) – Aktivitas pengeboran seismik untuk mencari sumber minyak bumi, tidak hanya dikeluhkan masyarakat yang lahan sawah dan tambaknya terkena bentangan kabel seismik, namun juga dikeluhkan oleh pengguna jalan yang melintas di jalan raya.

Para pengguna jalan terutama kendaraan roda empat dan masyarakat mengeluhkan kegiatan dan aktivitas seismik Pertamina, yang saat ini sampai di wilayah Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu.

Informasi yang berhasil dihimpun CT, aktivitas seismik di Kecamatan Losarang sudah berlangsung sepekan terakhir ini. Kendaraan yang melaju dijalan raya Pangkalan, Jumbleng, Jangga dan Puntang, terpaksa terganggu lantaran diberhentikan oleh petugas berpakaian merah hingga lebih kurang 15 menit.
Salah satu pengendara, Rusdi (42), yang merupakan supir mobil elp, mengeluhkan aktivitas seismik menggangghu perjalanan hingga beberapa menit. Menurutnya, hal tersebut hanya akan mengulur waktu untuk mencari penumpang

“Sudah 15 menit, ngulur waktu saja, lihat saja lalu lintas sampai macet panjang begini, semrawut,” Kesalnya, Minggu (07/08).

Kekesalan warga juga pernah disampaikan kepada petugas berpakaian merah yang menghentikan laju kendaraan mereka. Namun petugas tersebut menjawab tidak tahu dan hanya diperintah untuk menghentikan kendaraan saja, tanpa mau menjelaskan kenapa kendaraan disuruh berhenti.

“Ya apalagi ini kan cukup lama, bukan hal yang tidak mungkin, kendaraan lain juga menerobos lajur lain yang melawan arus, seperti bus itu,” Kata salah satu supir mobil kontainer, sambil menunjukkan bus yang melawan arus.

Akibat aktifitas seismik tersebut, kendaraan mengular hingga belasan kilometer, kondisi tersebut berlangsung dari pagi dan diperkirakan hingga sore hari. (Didi)

BACA JUGA:   Penjual Es yang Ditangkap Densus 88 Diduga Terlibat Jaringan JAD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed