oleh

Wow… PPDB SMKN 1 Lemahabang Patok Mahar Rp.4,5 Juta/Siswa

CIREBON (CT) – Membludaknya siswa yang mendaftar pada momen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016/2017, rupanya dimanfaatkan betul oleh pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon,‎ untuk menambah Ruang Kelas Baru (RKB).

Iya, meski kapasitasnya sudah tidak cukup lagi, pihak SMK N 1 Lemahabang tetap memaksakan, tetap menerima siswa baru. Pihak sekolah berdalih, tambahan siswa tersebut akan ditampung di RKB, tentunya dengan syarat, untuk pembiayaan pembangunan RKB tersebut dibebankan ke para siswa baru, yang akan menempati RKB itu.

Tentu hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas siswa baru yang akan belajar di sekolah tersebut kelak. Bagaimana tidak, ‎jika ditambah dua RKB, tentunya akan ada kelebihan kapasitas siswa. Apalagi per-kelas rata-rata di sekolah tersebut melebihi kapasitas atau jumlahnya tidak ideal, yakni antara 40-46 siswa per-kelas, sedang idealnya adalah 36 siswa per-kelas.

Parahnya lagi, tenaga pengajar di sekolah tersebut jumlahnya tetap,dan tidak ada tambahan pengajar baru, untuk mengimbangi jumlah siswa yang diluar kapasitas daya tampung sekolah tersebut. ‎Bukan hanya itu, untuk wali murid yang lewat jalur RKB dipaksa membayar tunai, dengan alasan agar RKB secepatnya bisa dibangun dan ditempati siswa yang lewat jalur tersebut.

“Saya akan bangun 2 RKB untuk jurusan TKJ dan Akuntansi. Per siswa dikenai biaya Rp.4,5 juta. Saya sudah izin ke Dinas Pendidikan (Disdik), dan Disdik mengizinkan. Ini terpaksa saya lakukan karena pendaftar sangat membludak,” ungkap Kepala SMK N 1 Lemahabang, Wiryo Santoso kepada CT kemarin Sabtu (17/07). (Riky Sonia)

BACA JUGA:   Pendapatan Daerah dari Retribusi Turun Terus, Apa Penyebabnya?

Komentar

News Feed