oleh

Tersangka HT: Saya Enggak Ngerti Apa-apa tentang Hukum dan Kejadian Itu

CIREBON (CT) – ‎Informasi bahwa empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, yang terjerat kasus judi telah keluar dari jeruji besi benar adanya. Pasalnya, ketika CT menyambangi rumah salah satu tersangka, yakni HT di Desa Gebang, Kecamatan Gebang, tersangka tersebut ada.

Bahkan ketika itu, keluarga besar tersangka terlihat sedang berkumpul, HT pun sempat memberikan ‎komentar, saat sejumlah wartawan mengajukan wawancara, walau dengan wajah yang masih dirundung duka.

“Sampai di rumah, ketemu keluarga jam 11 siang. Soal masalah itu (penangkapan judi, red), saya nggak ngerti apa-apa. Saat itu posisi saya lagi di kamar, dengan AF. Saya ‎sempat SMSan sama istri, terus ngobrol biasa, kemudian nonton TV, dan teman-teman pada masuk ke kamar. Selebihnya saya nggak ngerti apa-apa,” ungkap H. Tanung.

‎Saat ditanya nasib status karir politiknya di partai dan legislatif, HT enggang berkomentar lebih jauh. Dirinya menyerahkan semua ke partai, akan tetapi hingga saat ini dia belum mendapatkan informasi apapun, baik dari partai dan DPRD.

“Saya nggak ngerti hukum. Kata ketua (H. Mustofa, red) sih itu tanggungjawab partai masing-masing. Saya nggak menyewa pengacara soal kasus ini,” ujarnya.

Dia pun sempat bercerita, sebelum kejadian penangkapan itu, setengah bulan sebelum berangkat Bimbingan Teknik (Bimtek) di Bandung. Dirinya saat di jalan menabrak seekor kucing hingga tewas, diyakininya, bahwa kejadian itu pertanda dirinya akan terkena sial.

“‎Sebelumnya, kejadian itu sempat saya alami. Saat itu, adik saya mencalonkan kuwu. Terus saya waktu itu menabrak kucing hingga tewas, dan kebukti, saat pemilihan, adik saya kalah, padahal pendukungnya banyak,” tuturnya. (Riky Sonia)

BACA JUGA:   Ini Penjelasan Kuasa Hukum INA terkait Penembakan di Ruko Sakura

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed