oleh

Temuan Keren, Minyak Jelantah Bisa Dimanfaatkan Menjadi Biopelumas

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Upaya pengembangan energi alternatif terus digalakkan oleh pemerintah guna menciptakan sumber-sumber energi baru. Pelumas merupakan salah satu produk olahan minyak bumi. Namun demikian, pelumas yang berasal dari minyak bumi ini tidak ramah lingkungan.

Karena sulit terurai dan bersifat toksik jika dibuang langsung ke lingkungan. Maka itu saat ini banyak dikembangkan pelumas dari minyak tumbuhan (biopelumas). Seperti minyak kedelai, minyak jarak, dan minyak kelapa sawit.

Hal ini pun dilakukan oleh lima mahasiswa Fakultas MIPA UGM dengan mengembangkan biopelumas dari minyak jelantah. Mereka adalah Yehezkiel Steven Kurniawan, Yudha Ramanda, Nover Arumenta Sihotang, Hendra, dan Kevin Thomas.

Kelimanya memanfaatkan limbah minyak jelantah yang dihasilkan industri pengolahan makanan. Limbah minyak tersebut diolah menjadi biopelumas dengan memodifikasi struktur asam oleat didalamnya.

Berdasarkan hasil uji sifat fisikokimia dari produk modifikasi struktur asam oleat, yaitu senyawa ketal siklik 1 dan 2, diketahui angka asam total (TAN) dari kedua produk ketal siklik lebih kecil daripada asam oleat dan pelumas komersial. Hal ini mengindikasikan tingkat korosi yang ditimbulkan akan menjadi lebih sedikit.

Selain itu, terjadi penurunan angka iodin (IV) kedua produk ketal siklik jika dibandingkan dengan asam oleat dan pelumas komersial. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pasal yang Menjerat Anak Bupati Majalengka Bisa Berubah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed