Perpustakaan Braille Perluas Akses Literasi Penyandang Tunanetra

  • Bagikan
Perpustakaan Braille Perluas Akses Literasi Penyandang Tunanetra
Perpustakaan braille perluas akses literasi penyandang tunanetra. (ist)

Citrust.id – Upaya menghadirkan akses literasi yang setara bagi penyandang disabilitas terus diperkuat. Rumah Zakat resmi meluncurkan Perpustakaan Braille di Gedung Rumah Qur’an Tazkia Rumah Zakat, Blok Karangmoncol RT 02/RW 03, Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/7/2026).

Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperluas akses pendidikan dan literasi bagi penyandang disabilitas netra di Kabupaten Cirebon.

Peresmian tersebut dihadiri Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Hj. Yulli Widiastuti, S.E., M.Si., Pimpinan Rumah Zakat Kantor Layanan Cirebon Aris Ristian, serta komunitas penyandang disabilitas netra dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Hj. Yulli Widiastuti, mengapresiasi langkah Rumah Zakat yang dinilai menghadirkan solusi nyata dalam mendukung literasi yang inklusif.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata Rumah Zakat dalam menyediakan fasilitas ini. Kehadiran Perpustakaan Braille ini bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, melainkan jembatan kesetaraan bagi saudara-saudara kita para penyandang disabilitas netra untuk terus menambah wawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Kantor Layanan Cirebon, Aris Ristian, mengatakan Perpustakaan Braille merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Rumah Zakat ingin semua kelompok masyarakat dapat mengakses pengetahuan, termasuk penyandang disabilitas netra, terutama dalam literasi Al-Qur’an maupun bacaan umum. Dengan adanya fasilitas Braille ini, kami berharap rekan-rekan tunanetra dapat lebih mandiri, percaya diri, dan terus berkembang,” kata Aris.

Ia menjelaskan, perpustakaan tersebut tidak hanya menyediakan Al-Qur’an Braille, tetapi juga beragam koleksi literatur umum berbasis Braille sehingga dapat memperluas pilihan bacaan bagi para penyandang disabilitas netra.

BACA JUGA:  Tabrakan Beruntun Tiga Mobil Satu Motor dan Dua Orang Terluka di Kandanghaur

Suasana haru dan bahagia mewarnai peluncuran perpustakaan tersebut. Para penyandang disabilitas netra yang hadir tampak antusias mencoba koleksi buku dan Al-Qur’an Braille yang telah disediakan. Kehadiran fasilitas ini menjadi harapan baru bagi mereka untuk memperoleh akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas.

Melalui peluncuran Perpustakaan Braille ini, Rumah Zakat bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon berharap gerakan literasi inklusif dapat terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak penyandang disabilitas netra di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *