oleh

Tanda-Tanda Tanah Rawan Longsor

Ilustrasi

CIREBON (CT) РTanah di Indonesia terutama di bagian lereng gunung sangat rentan terjadi kelongsoran. Meskipun banyak tumbuh pohon-pohon besar tetapi tidak menutup kemungkinan bencana yang kerap merenggut korban jiwa dan menghancurkan rumah serta fasilitas umum ini dapat terjadi. Namun, tanda-tanda longsor dapat diketahui walaupun tidak dapat dicegah. 

Kawasan yang rawan longsor biasanya kawasan perbukitan dan lereng-lereng yang terjal merupakan tanda kawasan rawan longsor pertama dengan kemiringan lebih dari 20 derajat. Selanjutnya terdapat lapisan tanah tebal di atas lereng. Lapisan tanah yang tebal ini apabila di bawahnya terdapat lapisan batu yang kedap air menyebabkan tanah lapisan batu yang kedap air tadi menjadi bidang gelincir yang memungkinkan terjadinya longsor. Buruknya sistem drainase di bawah lereng dan tata guna lahan yang buruk juga menjadi tanda-tanda suatu kawasan yang mengalami tanah longsor.

Lereng yang yang tidak ditumbuhi perpohonan dan tidak ditutup dengan lapisan penutup menyebabkan air hujan langsung masuk ke dalam lereng.

Kawasan yang sudah retak berbentuk tapak kuda di atas tebing mengindikasi bahwa tebing tersebut sudah mulai bergerak. Selain itu, rembesan air yang banyak di lereng sebuah tebing menunjukkan tebing tersebut sudah sangat jenuh air atau sudah terpenuhi oleh air. Jika sudah begitu airnya sudah sangat parah sampai-sampai membentuk aliran sungat di bawah lereng.
Tanda-tanda yang perlu diwaspadai adalah pembangunan rumah dan bangunan lain di atas lereng bisa menambah beban terhadap lereng. Ketika sebuah lereng awalnya stabil namun karena beban di atasnya terlalu besar maka lama-kelamaan lereng tersebut akan tidak stabil lagi  dan lambat laun bisa menyebabkan. Puncaknya, pemotongan tebing untuk pembangunan jalan. Maka tidak heran jika banyak longsor di mana-mana. (Net/CT)

BACA JUGA:   Kapolres Majalengka Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed