oleh

Swab Massal ke Seluruh Dinas untuk Cegah Penyebaran di Perkantoran

Citrust.id – Adanya 5 pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi positif Covid-19 dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni, Minggu (6/9) sore.

Ia menjelaskan, bahwa imbas 5 pegawai yang positif Covid-19 berdampak pada penutupan pelayanan di kantor bupati dan Setda Kabupaten Cirebon.

“Penutupan dilakukan selama tiga hari, terhitung awal pekan ini atau pada Senin (7/9),” katanya.

Enny mengakui, ternyata 5 orang tersebut kontak erat dengan pasien positif yang sebelumnya di luar perkantoran.

Setelah peniadaan aktivitas layanan di kantor bupati dan Setda Kabupaten Cirebon, kata Enny, Dinkes juga melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Setelah kantor ditutup, kami lakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan,” ucapnya.

Selanjutnya, pegawai yang bekerja di lingkungan Setda dan kantor bupati, kata Enny, akan di tes swab massal, termasuk pegawai honorer.

“Rencananya besok kita jadwalkan swab massal untuk pegawai dan tenaga kerja di lingkungan Setda dan kantor bupati, termasuk honorer dan cleaning service,” katanya.

Setelah selesai, Enny mengaku akan melanjutkan tes massal ke seluruh dinas. “Ini belum termasuk klaster perkantoran. Karena penyebaran bersumber dari luar kantor,” ujarnya.

Saat ini, total kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon mencapai 332 kasus. Terdiri dari orang dengan gejala sebanyak 113 kasus, sedangkan tanpa gejala sebanyak 219 kasus.

Sementara, jumlah orang meninggal karena Covid-19 sebanyak 17 orang, selesai masa isolasi 130 orang dan masih dalam perawatan sebanyak 185 orang. (Aming)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Bagikan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan

Komentar

News Feed