oleh

Sungai Cisanggarung Meluap, Nelayan Tawangsari Gagal Melaut

Citrust.id – Beberapa nelayan nampak berdiam diri di pinggir tanggul pembatas sungai Kali Cisanggarung. Terlihat ada bebeapa nelayan yang sedang memperbaiki mesin perahunya.

Ranto (35) warga Tawangsari dusun Tegur mengungkapkan, alasan ia dan sejumlah rekannya berada di pinggir sungai Cisanggarung untuk berjaga-jaga jika ada banjir susulan.

Derasnya debit air yang berada di hilir sungai Cisanggarung membuat para nelayan Desa Tawangsari selama dua hari tidak melaut. Mereka khawatir terhadap cuaca buruk ditambah luapan air sungai yang membuat desanya banjir.

Salah seorang nelayan, Darjo (40), menuturkan bahwa ia dan rekan-rekannya tak melaut selama dua hari disebabkan karena kondisi arus yang “tidak bersahabat”.

“Gimana mau melaut, arus airnya saja besar begini. Mesinnya gak kuat,” terangnya kepada citrust.id, Rabu (21/02).

Selain itu, lanjut Darjo, banyak juga sawah yang terendam air, sehingga memicu tersebarnya penyakit ‘erang’ atau gatal.

“Saya berharap ada bantuan dari para donataur dan pemerintah terkait, karena untuk masak saja kami kesusahan,” ujar Darjo.

Senada diungkapkan warga lainnya, Munajat (27), bahwa sawah miliknya beberapa tenggelam.

“Airnya juga membawa sakit erang, gatal-gatal pada kaki. Kami berharap ada donatur yang peduli,” terangnya. /314

BACA JUGA:   Waspada Terjadi Angin Kencang di Majalengka dan Kuningan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed