oleh

Senjata Buatan Pindad Tidak Kalah dengan Buatan Negara Maju

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Selain di AASAM, tim TNI AD juga sering menjadi juara umum di berbagai kompetisi menembak lainnya. Misalnya saja, di ajang Brunei International Skill at Arms Meet (BISAM), Indonesia berhasil menjadi juara umum sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 silam. Begitu juga di ajang ASEAN Armies Rifle Meet (AARM), kontingen penembak Indonesia berhasil menjadi juara umum sejak tahun 2008 hingga tahun 2014. Dalam dua kompetisi tersebut, juga menggunakan produk senjata Pindad.

Seperti diketahui, tim Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali mengukuhkan diri sebagai penembak terbaik AASAM. Dalam lomba menembak internasional yang diselenggarakan di Puckapunyal, Australia, pada tanggal 3-20 Mei 2016 lalu, tim TNI AD berhasil menjadi juara umum dan unggul atas negara-negara lain seperti Amerika, Inggris, Cina, dan tuan rumah Australia.

PT Pindad (Persero), turut berkontribusi dalam ajang ini dengan menyediakan beberapa produk senjata andalannya untuk dipakai oleh para penembak andal ini. Dalam kejuaraan internasional ini, tim TNI AD menggunakan senapan serbu SS2-V4 dan senjata genggam G2 Combat buatan PT Pindad (Persero).

Kemenangan untuk kesembilan kalinya ini juga membuktikan bahwa kualitas senjata buatan Pindad terbukti baik dan dapat bersaing dengan pabrikan senjata asing lainnya. (Net/CT)

BACA JUGA:   Warga Sutawinangun Demo Tolak Hasil Pilwu

Komentar

News Feed