oleh

Selly Fasilitasi BPKH Salurkan Bantuan Dua Unit Mobil untuk Baznas di Cirebon

Citrust.id – Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan bantuan dua unit mobil operasional untuk Baznas kabupaten dan Kota Cirebon, Rabu (17/3) siang, di aula Baznas Kota Cirebon. Penyaluran bantuan tersebut difasilitasi Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina.

Dalam sambutan, Selly menegaskan bahwa pihaknya hanya sebagai perantara. Tidak ada kepentingan lain selain untuk kemaslahatan umat. “Saya hanya sebagai wasilah, tanpa kepentingan lain selain kepentingan masyarakat,” ujar mantan wakil bupati Cirebon itu.

Selly juga mengapresiasi Baznas di daerah, terutama nilai zakat yang telah dihimpun selama pandemi Covid-19. “Saya terkejut dengan nilai zakat yang terhimpun. Ini menandakan masyarakat percaya menyalurkan zakat yang dikelola Baznas,” katanya.

Selly menjelaskan, potensi zakat bisa mencapai lebih dari Rp300 triliun, namun belum terserap semua secara maksimal. Ia berharap dengan kepengurusan Baznas pusat yang baru bisa maksimal. “Mudah-mudahan pengurus baru Baznas pusat bisa melakukan secara optimal,” ujar wakil rakyat Dapil VIII Jawa Barat (Cirebon-Indramayu) itu.

Kemajuan daerah Cirebon dan sekitarnya, kata Selly, akan meningkatkan potensi zakat. Karena akses transportasi dan akan dioperasikannya embarkasi haji terbesar se-Indonesia di Indramayu.

“Potensi zakat di Baznas akan meningkat, karena pelaku usaha bisa menyalurkan zakatnya melalui Baznas, termasuk kontraktor,” kata dia.

Selain itu, Selly juga meminta kepada BPKH agar memberikan porsi bantuan yang lebih untuk wilayah Jawa Barat, karena jumlah jamaah hajinya terbanyak.

“BPKH mungkin bisa memberikan bantuan dengan porsi lebih untuk wilayah Jawa Barat, mengingat jumlah jamaah hajinya terbanyak,” kata Selly.

Sementara itu, Kepala BPKH, Anggito Abimanyu bersyukur bisa memberikan hadiah kendaraan operasional untuk Baznas Kabupaten/Kota Cirebon. “Ini merupakan hadiah untuk masyarakat,” ujar dia.

Anggito juga menjelaskan, bahwa bantuan yang diberikan ini bukan dana haji. Melainkan manfaat dari hasil investasi dana haji, sehingga dinilai aman dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya harap, kendaraan operasional ini bisa digunakan untuk kepentingan umat, bukan kepentingan pribadi. Selain jangan sampai tidak digunakan atau menganggur,” ujar dia.

Dalam penyaluran bantuan, Anggito mengaku bahwa hubungan BPKH dan DPR RI sangat bersinergi untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

“Hubungan antara BPKH dan DPR itu sinergi. Bu Selly sudah mengatakan, tidak ada kepentingan lain, selain untuk umat. Alhamdulillah kami serahkan langsung manfaatnya untuk masyarakat,” katanya. (Aming)

Komentar

News Feed