oleh

Protes Jalan Rusak LSM KOMPAK Tanam Pisang di Pantura

CIREBON (CT) – Sedikitnya 15 warga yang tergabung dalam LSM KOMPAK, melakukan aksi bascampe atau menginap di Jalan Raya Pantura di kilometer 13 Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (20/01). Aksi tersebut, sebagai bentuk protes warga yang menuntut agar jalan yang disebut sebagai “Jalur Tengkorak” itu segera diperbaiki.

Pasalnya, akibat jalan berlubang, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan, bahkan dalam waktu 2 hari, sempat ada 13 pengendara yang terjungkal di “Jalur Tengkorak” yang kondisinya rusak tersebut.

Terlihat, pengunjukrasa membuat api unggun dan menanam pohon pisang, di jalan berlubang itu. mereka menganggap selama ini, jalan yang sudah banyak memakan korban itu tidak pernah diperbaiki.

“Ini sudah lama dibiarkan. Kami menuntut agar jalan ini segera diperbaiki. Dalam kurun 2 hari saja, ada 13 pengendara yang terjungkal,” tuntut Qorib Magelung Sakti Koordinator aksi.

Dikatakannya, sksi tersebut sedianya akan berlangsung hingga besok pagi tersebut, sempat mengundang perhatian masyarakat, terutama pengendara yang melintas. Bahkan mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang. bahkan pada saat aksi, sempat terjadi kecelakaan tunggal, yakni seorang pengendara motor terjungkal, akibat lubang yang mengangah itu.

Menurutnya warga akan menginap hingga pagi, untuk menjaga jalan yang berlubang itu. Ini adalah bentuk kepedulian warga, terhadap pengguna jalan. Pasalnya, di jalan tersebut sering terjadi kecelakaan. (Riky Sonia)

Komentar

News Feed