oleh

Ponpes Husnul Khotimah Kuningan Serap Tenaga Kerja

KUNINGAN (CT)  – Husnul Khotimah (HK) melakukan rekrutmen pegawai baru untuk formasi guru dan staf, dilakukan selama selama dua hari (5-6/05) kemarin. Berdasarkan data yang dihimpun, pelamar pada tahun 2016 sebanyak 689 calon pegawai, sedangkan formasi yang dibutuhkan 68 pegawai baru.

Seperti Untuk guru bidang studi Syar’i, IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan PKn sebanyak 28 guru dan 40 pegawai untuk ditempatkan sebagai staf Asrama, Kesehatan, Administrasi, Dapur Umum, Security, lingkungan hidup, dan sarana prasarana.

“Selain menghasilkan prestasi di berbagai bidang studi baik umum maupun agama dari tingkat provinsi dan nasional, HK juga menyerap tenaga kerja,” ungkap Kepala Divisi HRD dan Personalia Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, H Imam Nur Suharno MPdI, di sela-sela seleksi pegawai baru di GOR Husnul Khotimah. Jum’at (06/05).

Disebutkan, agar dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi maka HK akan terus melakukan pengembangan lembaga. “Di antaranya akan membuka cabang HK (yang saat ini baru HK 1 dan 2), Universitas Islam Husnul Khotimah, Rumah Sakit Islam Husnul Khotimah, dan pengembangan perekonomian umat,” ujarnya.

Semetara itu, Ketua Panitia Rekrutmen Pegawai Baru (RPB), Arsyidi SPdI, mengungkapkan, untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional, handal, ulet, dan kreatif-inovatif, maka dalam penerimaan pegawai di HK harus melalui beberapa tahapan seleksi.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi pegawai di HK, yaitu tahap seleksi administrasi, tes tulis pengetahuan Agama Islam dan pengetahuan bidang studi (bagi calon guru), wawancara, dan kemampuan membaca Alquran. Bagi calon guru yang lulus dari seleksi tahapan tersebut, diundang untuk mengikuti tes lanjutan yaitu micro teaching, dan tes kebugaran bagi calon security.

BACA JUGA:   Kodim 0617 Majalengka Bangun Rumah untuk Janda Tua

“Pada 6 bulan pertama sebagai percobaan. Kemudian dilakukan penilaian untuk ditetapkan sebagai Pegawai Tetap Yayasan, atau diperpanjang status pegawai percobaannya sampai 6 bulan kedua jika ada beberapa catatan yang kurang baik. Dan secara umum Yayasan Husnul Khotimah Kuningan telah mempersiapkan program untuk pengembangan SDM,” jelasnya. (Ipay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed