oleh

Penumpang KA Diimbau Rapid Test di Stasiun pada H-1

Citrust.id – Pada libur panjang akhir Oktober 2020, terjadi peningkatan jumlah Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang beroperasi di wilayah Daop 3 Cirebon. Peningkatan tersebut sebanding dengan jumlah pelanggan KA pada 27 Oktober sampai 2 November 2020.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, dengan meningkatnya jumlah pelanggan pada masa long weekend, pihaknya menyarankan pelanggan untuk melakukan rapid test selambatnya H-1 tanggal keberangkatan.

“Jika dilakukan pada hari keberangkatan, pelanggan akan terburu-buru karena diharuskan mengantre terlebih dahulu. Bahkan, dikhawatirkan pelanggan akan tertinggal oleh kereta,” jelas Luqman.

Tercatat pada 24 dan 25 Oktober 2012, layanan rapid test di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Cirebon Prujakan rata-rata diikuti 100 calon penumpang. Jumlah tersebut meningkat dibanding hari sebelumnya.

Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid tes pada hari yang sama dengan hari keberangkatan. Tdak disarankan datang tiga jam sebelum keberangkatan untuk menghindari risiko tertinggal KA, mengingat antrean rapid tes di stasiun cukup padat.

Luqmn menambahkan, di Daop 3 Cirebon, layanan rapid test bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Cirebon Prujakan dengan jam operasional pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Biayanya sebesar Rp85 ribu. Calon penumpang KA yang ingin melakukan rapid test di stasiun harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas.

“Calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid test tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA. Tiket akan dilakukan pengembalian bea 100 persen di luar bea pesan. Calon penumpang yang reaktif itu juga disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” tandas Luqman. (Haris)

BACA JUGA:   Hasil Swab Negatif, KPU Majalengka Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Komentar

News Feed