oleh

Pencopotan Spanduk Menuai Protes Masyarakat

CIREBON (CT) – Pencopotan beberapa spanduk dan baligho di berbagai titik oleh pemerintah kota menuai protes dari masyarakat. Pasalnya, spanduk yang telah dicopot telah melalui prosedur yang ditetapkan. Salah satu pihak yang merasa dirugikan adalah Lulu Tour. H Irwan Firdaus selaku CEO dari Lulu Tour mengaku sudah membayar pajak pemasangan spanduk, dan sudah melaui prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah, bahkan spanduknya sudah mendapat stempel lunas pajak dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Sabtu (22/11).

“Pihak kami sudah membayar pajak dan sudah mendapat stempel lunas pajak di spanduk tersebut, namun spanduk tersebut ada yang mencopot,” ujar H. Irwan kepada CT.

Seperti diketahui, dalam pantauan CT, Spanduk Lulu Tour Umrah Bersama Umaro hilang dari tempat sebelumnya dipasang. Beberapa titik yang telah dicopot antara lain lampu merah Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Pemuda, Lampu merah Sunyaragi, dan beberapa titik lain.

Andi Hermawan selaku kepala Satpoll PP Kota Cirebon, saat dihubungi CT melalui telepon seluler menerangkan bahwa pihaknya tidak tahu menahu mengenai pencopotan tersebut.

“Kami tidak tahu menahu mengenai pencopotan itu, mungkin Dispenda.” Ujar Andi (CT-125)

BACA JUGA:   Kopi Gratis untuk Semangati Tenaga Medis Tangani Pasien Terkait Covid-19

Komentar

News Feed