oleh

Pemkab Majalengka Komitmen Bebaskan Masyarakat dari Campak dan Rubella

Majalengkatrust. com – Bupati Majalengka H. Sutrisno menegaskan pemerintah berkomitmen membebaskan anak Indonesia dari ancaman penyakit campak dan rubella.

“Pemerintah mempunyai komitmen yang kuat untuk mewujudkan eliminasi penyakit campak dan mengendalikan penyakit rubella, serta kecacatan bawaan akibat rubella atau Congenital Rubella Syndrome di Indonesia pada tahun 2020,” kata Bupati Sutrisno saat Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Measles Rubella, di Alun Alun Majalengka.

“Masyarakat tidak boleh menganggap remeh penyakit campak dan rubella, karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak- anak. Saya tegaskan dalam pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella agar anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun segera mendapatkan vaksinasi imunisasi tersebut,” lanjut Sutrisno, di hadapan segenap unsur Muspida, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Majalengka, jajaran Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas, dan stakeholder lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan H. Alimudin menambahkan, imunisasi sejatinya bukan barang baru dan Indonesia pernah berhasil melakukan program tersebut, misalnya untuk vaksinasi cacar, polio, dan tetanus.

Dia juga meminta kepada semua instansi terkait turun langsung ke lingkungan masyarakat dan menjelaskan tentang imunisasi MR yang sangat diperlukan untuk kesehatan anak-anak.

“Gandeng seluruh sekolah, madrasah, pesantren, gandeng semua orang tua untuk turut menyukseskan imunisasi Measles Rubella. Buka lebar pintu posyandu, puskesmas, rumah sakit, dan semua yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan imunisasi Measles Rubella,” katanya.

Alimudin pun mengingatkan, Virus Measles adalah virus yang menyebabkan penyakit campak yang juga dapat membawa penyakit lain seperti ruam, batuk, pilek, iritasi mata, dan demam. Komplikasinya mulai dari infeksi telinga, pneumonia, kejang, kerusakan otak sampai kematian. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

BACA JUGA:   Warga Tolak Proyek Galian Pasir di Luragung

Virus Rubella, dapat menyebabkan campak Jerman dengan gejala berupa ruam, demam ringan dan radang sendi. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menular pada ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed