oleh

Pemerintah Dinilai Lamban Mengatasi Dampak Kenaikan Harga BBM

CIREBON (CT) – Lambannya bentuk realisasi program Pemerintah, dalam mengatasi kenaikan harga BBM, yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi, seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang saat ini masih belum sampai ke masyarakat.

Masyarakat mengeluh dengan kebijakan yang dikelaurkan oleh Presiden Jokowi, karena saat ini, harga sejumlah kebutuhan pokok, sudah mengalami kenaikan yang cukup tajam.

Menurut salah satu warga di Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, bernama Munah mengeluhkan, terkait kompensasi atas kenaikan harga BBM sendiri, yang kini masih belum jelas. Selain itu, ia juga mengeluh dengan nilai kompensasi yang diberikan pemerintah sebesar 400 ribu rupiah, yang diketahui oleh masyarakat dari informasi sejumlah media televisi.

“Sampai sekarang belum ada kabar-kabarnya, padahal di daerah-daerah lain kan sudah pada dapat, kenapa di Cirebon lambat sekali, terus juga ada informasi yang saya lihat di sejumlah media, seperti berita di televisi, kompensasi hanya sebesar 400 ribu rupiah, mana cukup?, sementara harga kebutuhan pokok saja sudah melambung tinggi.” Keluhnya.

Masyarakat hanya bisa berharap, pemerintah secepatnya menekan harga kebutuhan pokok, yang merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari. (CT-124)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Antisipasi Kedatangan Ribuan Pemudik

Komentar

News Feed