oleh

Musikalisasi Puisi dan Kreator Kota Ini (1)

Oleh Imam Sanoezy

Sejak awal pertumbuhannya, musik dan puisi adalah bidang seni yang berbeda namun memiliki prinsip dasar yang identik. Musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai sumber kesatuan.

Sedangkan puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengkonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan penajaman struktur fisik dan struktur batinnya.

Dari definisi di atas bisa dipahami, kedua bidang seni tersebut memiliki prinsip dasar yang sama yaitu seni yang keluar dari perasaan si pencipta dan memiliki bentuk atau struktur serta ekspresi dalam penyajiannya. Tidak mengherankan, musik dan puisi bisa disajikan bersamaan dalam satu penampilan berbentuk musikalisasi puisi.

Dalam perkembangannya, banyak pendapat yang muncul ke permukaan. Ada yang berpendapat bahwa musikalisasi puisi adalah membaca atau mendeklamasikan puisi dengan diiringi musik. Ada juga yang mengatakan musikalisasi puisi itu adalah puisi yang dijadikan lagu. Selain pendapat-pendapat yang sudah ada, menurut Yayan Katho, musikalisasi puisi bisa diidentifikasi dalam beberapa bentuk sesuai dengan kreativitas penggubahnya.

Musikalisasi puisi bisa disajikan dengan cara membaca puisi diiringi musik, bisa dengan menyanyikan puisi (puisi dibuat lagu), dan juga bisa menyanyikan sekaligus membaca puisi dalam satu pertunjukan musikalisasi puisi. Intinya, dalam memusikalisasikan sebuah puisi, yang harus diperhatikan adalah tidak mengubah atau merusak nilai dan pesan yang terkandung dalam puisi.

Dalam proses kreatif musikalisasi puisi, kreator bisa menulis atau mencari teks puisi kemudian membaca, menafsirkan, dan dihayati. Lalu penyampaian hasil penafsiran dan penghayatan dilakukan melalui serangkaian nada. Dalam hal ini, aliran musik atau genre dalam memusikalisasikan puisi tidak terpaku harus memakai salah satu genre musik. Semua dibebaskan sesuai keinginan teks dan kemampuan komposisi nada menjangkaunya. Catatan pentingnya adalah harmonisasi antara karya puisi dan musikalitasnya.

BACA JUGA:   Komunitas Trail Promosikan Keindahan Alam Kuningan

*) Penulis adalah pemusik, bergiat di Lingkar Jenar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed