oleh

Meski Kena Refocusing Anggaran, DPUTR Majalengka Tetap Bangun Infrastruktur

Citrust.id – Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka dari semula Rp500 miliar menjadi Rp200 miliar akibat terkena dampak kebijakan refocusing Covid-19. Dengan demikian, untuk pembangunan infrastruktur di Majalengka pada tahun anggaran 2020 hanya sekitar Rp300 miliar.

Sekdis Dinas PUTR Kabupaten Majalengka, Ruchyana, mengatakan, pihanya terlanjur kontrak dengan rekanan karena lelang sudah dilakukan pada akhir Januari dan awal Maret yang sudah ada pemenang lelang.

“Namun, pada 15 Maret dilakukan PSBB. Rekanan menyanggupi untuk terus melaksanakan kontrak. Walau bisa dibayar di APBD Perubahan atau tahun 2021, pihak rekanan menyetujuinya,”ujar Ruchyana, Rabu (14/10).

Hal senada dikatakan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Majalengka, Agus Tamim. Ia menjelaskan, pihaknya sebagai bagian Pemkab Majalengka menunggu arahan dari bupati dan jajaranya, termasuk Kemenkeu, Kemendagri, LKPP maupun Pemprov, terkait refocusing anggaran untuk konsen ke penanggulangan Covid-19.

“Akhirnya, pekerjaan yang dari Bankeu provinsi masuk skema Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN) dan bisa dibayar di APBD Perubahan. Ada sebagian yang terkena recofusing sehingga dari awal Rp500 miliar tinggal Rp300 miliar. Kegiatan atau pekerjaan yang sudah terikat kontrak bisa dibayar di APBD Perubahan,” imbuhnya.

Agus Tamim mengungkapkan, ada beberapa megaproyek yang tetap dilaksanakan pada tahun 2020. Proyek itu antara lain jalan Jatilima yang menyambungkan jalan dari kawasan wisata Sindangwangi sampai ke Terasering Panyaweuyan, Puncak Sawiyah, Situ Sangiang hingga Bukit Kanaga Cikijing. Proyek itu melewati spot-spot wisata sehingga diharapkan sektor ekonomi dari pariwisata akan tumbuh.

“Mega proyek lainnya, seperti alun-alun Kabupaten harus selesai Desember ini karena masuk program PEN. Selain itu, beberapa megaproyek yang akan selesai tahun ini di antaranya Gedung DPRD, Gedung KPU dan Taman Lalu-Lintas,” tandasnya. (Abduh)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Guyur Rp200 Juta Perdesa untuk Program Padat Karya

Komentar

News Feed