oleh

Menuju Kota Metropolitan, Masih Ada Warga Cirebon 17 Tahun Tak Nikmati Listrik

CIREBON (CT) – Di saat pembangunan Kota Cirebon sedang memuncak seiring dengan hadirnya Tol Cipali serta rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, ternyata, masih banyak warga di selatan Kota Cirebon belum terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, sedikitnya 449 rumah belum teraliri listrik. Kondisi tersebut bahkan sudah terjadi sejak 1999 atau 17 tahun yang lalu.

“Kami mendata, setidaknya ada 449 keluarga yang mengajukan permintaan pemasangan instalasi listrik,” ungkap Lurah Argasunya, Masduri.

Para warga terpaksa bergelap ria bertemankan lampu minyak atau bahkan “meminta” listrik bermodalkan kabel kepada tetangga untuk digunakan sebagai pelepas gelap. Keadaan ironis ini tentu menciderai klaim Kota Cirebon yang akan mengusung konsep Metropolitan bersama empat daerah lainnya.

Pihak kelurahan sendiri, papar Masduri, sejauh ini telah mengupayakan warga yang belum menikmati aliran listrik, bisa mendapat bantuan dari pemerintah untuk pemasangan instalasi listrik. Sayang, hasilnya belum memuaskan.

Hingga kini, ratusan keluarga di daerah ujung Kota Cirebon tersebut masih harus “berteman” lebih lama lagi dengan lampu minyak, mengingat realisasi listrik gratis yang digaungkan pemerintah tak kunjung terealisasi. (Wilda)

BACA JUGA:   Kenaikan Harga Jagung Tak Diimbangi Jumlah Produksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed