oleh

Mengaku Kesulitan Menerapkan Kurtilas, Guru Kota Cirebon Mengaku Lega Kurtilas Dicabut

CIREBON (CT) – Kejutan dilakukan Menteri Pendidikan Anis Baswedan dengan mencabut kurikulum 2013 (kurtilas). Salah satu alasannya adalah kurtilas bisa menyebabkan kesenjangan pendidikan, kurtilas hanya mampu diberlakukan di sekolah-sekolah unggulan, sedangkan sekolah di daerah-daerah kerepotan dalam menerapkan kurtilas. Senin (8/12).

Tak ayal, kebijakan dicabutnya kurtilas disambut baik oleh guru-guru yang ada di daerah-daerah, terutama di lingkungan Kota Cirebon. Mereka beranggapan, kurtilas membuat guru kebingunan ketika memberikan nilai kepada peserta didik.

“Permasalahan utamanya sih kita kebingungan mau ngasih nilai ke muridnya, konten kurikulumnya berat, sedangkan siswa belum siap. Ditambah lagi kesiapan guru dan sekolah juga harus dipertimbangkan,” ujar Didi salah satu Guru di SMPN 4 Cirebon.

Senada, Guru-guru di sekolah lain pun merasakan hal yang sama. Seperti yang dikatakan salah satu guru di SMK Veteran Kota Cirebon, Budi yang mengaku sulit ketika akan melakukan penilaian kepada siswa. Selain itu, pelatihan kurikulum kepada guru yang belum merata menjadi permasalahan selanjutnya.

“Ia kita kebingungan, mau pake standar kurikulum gimana, ditambah lagi pelatihan kurikulum saja disini belum semuanya mendapatkan pelatihan,” ujarnya kepada CT. (CT-124)

BACA JUGA:   Beredar Proposal yang Mencatut PWI Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed