oleh

Masyarakat Sipil Gunakan Atribut Turn Back Crime? Waspada, Kurungan 3 Bulan Menanti

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Badrodin Haiti mengeluarkan surat larangan terhadap masyarakat atau sipil menggunakan atribut berkenaan dengan Turn Back Crime. Bagi masyarakat yang melanggar akan ada sanksi pidana kurungan penjara selama tiga bulan.

Kapolri melarang pengenaan pakaian Turn Back Crime itu bagi warga sipil karena pakaian tersebut sering disalahgunakan untuk memperlancar tindak kejahatan.

Jenis baju yang dilarang itu, pakaian berwarna biru dongker bertuliskan Turn Back Crime disertai tulisan polisi atau atribut Polri. Baju jenis itu dikhususkan hanya kepada petugas interpol dan anggota Polri, jadi tidak diperkenankan masyarakat umum ikut menggunakan atribut tersebut

Sebelumnya, anggota Brimob gadungan terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan spesialis mengincar sasaran sepeda motor, dengan modus operandi berkeliling mencari target anak di bawah umur yang tengah mengendarai sepeda motor. Tersangka mencuri sepeda motor dengan mengaku sebagai anggota Brimob, dengan berbekal baju kaos bertuliskan Turn Back Crime. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Dorong Pembangunan di Sektor Pertanian

Komentar

News Feed