oleh

Ludes Dikerubuti Pengunjung, Kopi Indonesia Ramaikan Anjungan ASEAN di Oslo

Ilustrasi

CIREBON (CT) – KBRI Oslo menawarkan kopi Java Preanger beserta empat Kedutaan Besar negara anggota ASEAN di Oslo, yaitu Filipina, Myanmar, Thailand, dan Vietnam meramaikan acara ‘Spr’k-og Kulturfestivalen’ atau Festival Bahasa dan Budaya yang diadakan di R’dhusplassen di depan Gedung Balai Kota Oslo, Norwegia, akhir pekan ini.

Indonesia menyajikan salah satu kopi terbaiknya yaitu kopi Java Preanger dan permen kopi. Ada juga jus rosella dan jus serai Thailand, dried mango Filipina, sticky rice cake Myanmar dan spring roll dari Vietnam. Makanan dan minuman tersebut semuanya habis tak bersisa.

Partisipasi KBRI Oslo bersama keempat Kedutaan Besar lainnya dalam satu booth yaitu Anjungan ASEAN sebagai suatu bentuk kerja sama dan promosi bersama sebagai satu kesatuan ASEAN. Sekretaris Dua Pensosbud KBRI Oslo, Dilla Trianti kepada mengatakan bahwa Festival tahunan Spr’k-og Kulturfestivalen’ merupakan puncak dari berbagai lomba seperti lomba puisi, menyanyi, dan melukis yang diadakan Asosiasi Budaya dan Pendidikan Oslo (OKUF) bersama organisasi MangfoldHuset (Diversity House) dan organisasi masyarakat keturunan Turki.

Konsep festival ini adalah untuk menjembatani keragaman budaya dan bahasa dalam masyarakat Norwegia yang semakin multikultural. Pada 2016 merupakan pelaksanaan tahun ke-10 dari festival ini.

Dubes RI untuk Norwegia, Yuwono A Putranto yang juga merupakan ketua dari ‘ASEAN Committee in Oslo’ (ACO) periode 2016, menyampaikan bahwa kegiatan bersama merupakan komitmen ACO meningkatkan kehadiran ASEAN di Norwegia. Juga¬† mendiseminasikan Masyarakat ASEAN kepada publik dan komunitas asing yang berada di Norwegia.

Selain ASEAN, festival diikuti 31 perwakilan negara di antaranya Azerbaijan, Bosnia, Bulgaria, Georgia, Guatemala, Irak, Jepang, Kazakhstan, Kroasia, Latvia, Libanon, Libya, Meksiko, Mesir, Maroko, Norwegia, Palestina, Portugal, RRT, Rumania, Rusia, Rwanda, Serbia, Spanyol, Sri Lanka, Sudan, Syria, Tunisia, Turki, Ukraina, dan Venezuela. (Net/CT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed