oleh

Lokasi Wisata Kuliner Makanan Khas Cirebon Sepi Pengunjung

Cirebontrust.com – Kunjungan ke lokasi wisata kuliner di belakang Pasar Batik di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru secara umum dianggap masih minim. Hal ini mengakibatkan pelaku usaha di 13 kios kuliner hanya membuka usahanya saat akhir pekan tiba saja.

Mereka yakni kuliner yang menjual aneka kuliner khas Cirebon, seperti nasi lengko, tahu gejrot, sate kelinci, maupun nasi jamblang.

Namun demikian, adajuga yang membuka usahanya setiap hari, dua kios kuliner yang terletak di samping Pasar Batik tetap mendapatkan kunjungan pelanggan yang banyak. Sebab dua kios tersebut dianggap sudah memiliki nama besar, masing-masing menjual empal gentong serta es campur.

“Kami juga sedang berusaha untuk mencari kembali nama-nama pesohor kuliner di Cirebon, selain pesohor kuliner di bidang empal gentong dan es campur. Supaya kuliner yang letaknya di belakang Pasar Batik juga ikut terdongkrak,” kata Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon Eka Hamdani, Jumat (02/06).

Menurut Eka, kios kuliner yang berjumlah 13 kios itupun sebenarnya sudah terisi semua. Namun, terkesan tidak terisi karena memang tidak buka setiap hari.

“Kesannya sepi, belum terisi, padahal sudah terisi semua. Mungkin mereka menunggu moment akhir pekan, di mana ada lonjakan jumlah pengunjung ke Pasar Batik yang turut berpengaruh kepada kunjungan ke lokasi kuliner,” katanya.

Eka menambahkan, Disperdagin akan mulai menata tempat parkir yang terletak di belakang Pasar Batik.

“Jadi, tempat parkir ini akan kita tempatkan di belakang Pasar Batik, supaya diarahkan lebih dekat dengan lokasi kuliner tersebut. Agenda kegiatan pun akan kita perbanyak di lokasi kuliner, supaya masyarakat bisa tahu ada tempat kuliner di sini,” katanya.

BACA JUGA:   Warga Sambut Antusias Dilanjutkannya Pembangunan Stadion Watubelah

Area Pasar Batik juga memiliki sebuah masjid yang kini belum rampung pengerjaannya. Masjid yang dibangun dengan nilai total Rp 2 miliar tersebut akan dilanjutkan pembangunannya pada tahun ini. Saat ini, proses lelang untuk lanjutan pembangunan masjid sudah selesai.

“Tinggal pelaksanaan, dianggarkan Rp 300 juta untuk lanjutan pembangunan masjid tersebut,” katanya. (Iskandar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed