oleh

Kunjungi Mal di Cirebon Wagub Sampaikan Tiga Pilar Utama Fase AKB

Citrust.id – Tiga pilar diterapkan pada fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Jawa barat. Pengetesan juga semakin diintesifkan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, SE., usai meninjau pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di salah satu mal di Kota Cirebon, Rabu (3/6).

Dikatakan Uu, pada masa PSBB lanjutan dengan menerapkan AKB, ada tiga pilar utama yang dilakukan Pemprov jabar. Pilar pertama, yaitu Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Rajin mencuci tangan, membawa handsanitizer, memakai masker serta berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pilar kedua, yaitu gencarnya dilakukan pengetesan. Saat ini, hampir 160 ribu masyarakat Jawa Barat sudah melakukan tes. Hasilnya, hanya 0,62 persen yang reproduksi evektif Covid-19. Sedangkan pilar ketiga, yaitu gerakan cepat menangani suatu permasalahan jika memang terjadi.

Uu melanjutkan, pada fase AKB, Pemprov Jabar juga mempersilakan masing-masing daerah untuk membuka tempat ibadah dan mal, tergantung mereka berada di zona yang mana. Pembukaan tersebut tetap harus mengikuti persyaratan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Pengusaha mal juga harus terlebih dahulu membuat surat pernyataan yang isinya kesanggupan untuk memenuhi aturan pencegahan penyebaran Covid-19. Jika tidak mengikuti aturan, mereka harus siap mal-nya ditutup kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, menjelaskan, Pemda Kota Cirebon telah berupaya untuk menjalankan regulasi yang ditetapkan oleh Pemprov Jabar.

“Pengetesan juga telah kami lakukan di mana-mana. Salah satu titik keramaian yang menjadi perhatian, yaitu pasar tradisional. Untuk itu, pasar tradisional juga akan dijadikan sasaran untuk pelaksanaan rapid tes di Kota Cirebon,” terangnya. (Haris)

BACA JUGA:   Pemkab Majalengka Bagikan Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan

Komentar

News Feed