oleh

Korban Banjir Bertahan Hidup di Antara Rel Kereta Api

Citrust.id – Musibah banjir yang melanda wilayah Cirebon Timur menyisakan kerusakan dan trauma bagi para korban. Setidaknya tercatat 20 Desa di 7 Kecamatan dan 4352 rumah terendam banjir.

Akibatnya, ribuan warga mengungsi agar bisa bertahan hidup dari musibah tersebut.

Seperti yang dilakukan salah seorang korban banjir asal Blok Bantarsari, Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes,
Rinta (71), terlihat sedang duduk di tenda diantara dua rel kereta api yang melintasinya.

Pantauan citrust.id, ada sekitar 10 tenda yang berada diantara jalur rel, yang rata-rata dihuni 5 sampai dengan 7 orang tiap tendanya.

Disampaikan Rinta, sejak Jumat (23/02) dirinya beserta anak dan cucunya juga beberapa tetangganya tinggal di antara rel kereta api, dengan beratapkan terpal dan beralaskan tikar. Dia dan keluarganya bertahan hidup di tempat tersebut dengan kondisi yang serba terbatas.

“Kami memang takut tinggal diantara rel kereta, tapi kami lebih takut dengan serangan air yang hampir menenggelamkan rumahnya,” tutur Rinta. /chimy

BACA JUGA:   Ribuan Santri Majalengka Ikuti Jalan Sehat Bersarung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed