oleh

Kalender Nusantara, Manuskrip Bangsa yang Dirampas Belanda

Cirebontrust.com – Kalender Nusantara merupakan kalender asli Indonesia. Kalender ini sudah berumur 2929 Saka Nusantara, lebih tua dari kalender saka Islam Sultan Agung yang baru berumur 1951 Saka.

Banyak orang yang masih awam mengenai Kalender Nusantara ini. Karena menurut pengakuan Ki Handaru Mansur, manuskrip Kalender Nusantara ini telah dibawa oleh bangsa Belanda dan dipelajari di sana untuk mencetak astrolog-astrolog dunia. Sedangkan bangsa Indonesia sendiri tidak pernah tahu apa itu Kalender Nusantara.

“Di Belanda, manuskrip kalender ini sudah diterjemahkan dan dikaji oleh universitas-universitas ternama sejak tahun 1985. Namun sangat disayangkan, di tanah air tidak ada satu universitas pun yang mempelajari ilmu astrologi dari manuskrip yang usianya sudah ribuan tahun ini,” ujar Handaru seusai mengisi seminar nasional Mengenal Kalender Nusantara Sebagai Warisan Budaya Tak Benda di IAIN Cirebon, Kamis (19/10).

Handaru sebagai astrolog penerus ke-7 Kalender Nusantara ini mengaku sudah berkali-kali didatangi oleh mahasiswa Leiden Belanda, untuk menjelaskan isi dari manuskrip kalender tersebut.

“Saya merasa harus menyadarkan pemerintah, bahwa hak kita sebagai pemilik manuskrip kalender ini sudah dirampas oleh pihak Belanda,” tegas Handaru. (Eva/mgng)

BACA JUGA:   Pasal yang Menjerat Anak Bupati Majalengka Bisa Berubah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed