oleh

Kadinkes Indramayu Tolak Klaim KASEP Hasil Scan RS Sentot Patrol

Indramayutrust.com – Kasus dugaan Pemalsuan KASEP (Kartu Sehat Pintar) sebanyak 370 warga miskin di Kabupaten Indramayu, tidak tervalidasi di Dinas Kesehatan Indramayu, karena kartu tersebut merupakan hasil “scan” dari jumlah warga miskin yang menerima kartu KASEP sebanyak 33,035 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dedi Rohedi menerangkan dari sekitar 861,256 jiwa jumlah penduduk miskin di kabupaten Indramayu, sekitar 826,221 jiwa penduduk tercover KIS/Jamkesmas. Sedangkan untuk daftar penerima Kasep di Kabupaten Indramayu sebanyak 33,035 jiwa warga miskin.

“Tahun 2014 memang untuk penerima KASEP ini ada penambahan sekitar 323 orang, namun di tahun 2015 memang mengalami lonjakan yang sangat tinggi. Hingga kemudian diketahui bahwa ada sejumlah daftar nama warga miskin yang tidak tercantum, belakangan diketahui merupakan hasil scan,” Ungkapnya, Senin (29/08).

Selain itu, kasus dugaan pemalsuan tersebut juga hingga dipungut sekitar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, diduga ada keterlibatan dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MA Sentot Patrol.

“Mengenai kasus pemalsuan KASEP tersebut, tanyakan ke pihak RSUD Sentot Patrol terhadap sejumlah karyawan RSUD yang diduga melakukan pemalsuan Kartu kasep tersebut,” cetusnya.

Dikatakannya, terkait kasus dugaan pemalsuan tersebut, pihaknya tidak mau mengeluarkan yang di klaim oleh Rumah Sakit Sentot, dikarenakan tidak terdata secara valid di Dinas Kesehatan Indramayu, terkecuali jika penerima tersebut terdata.

“Katanya pihak rumah sakit mengalami kerugian, kami tidak akan mengeluarkan uang yang di klaim oleh pihak rumah sakit,” tukasnya. (Didi)

BACA JUGA:   Anak Kampung Mbaca Antusias Belajar Alat Musik Tradisional

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed