oleh

Inilah Tujuh Nota Kerjasama Indonesia-Korea Selatan

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara perdagangan serta tujuan investasi utama bagi Korsel. Ia menyebutkan, tahun ini merupakan tahun ke-10 terjalinnya kemitraan strategis kedua negara.

Park kemudian menyampaikan bahwa kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman terkait dengan pengembangan industri kreatif, maritim, dan lingkungan. Korsel dikatakannya berkomitmen untuk mengupayakan hasil yang nyata dari kerja sama tersebut.

Ia memiliki pandangan yang sama bahwa kini kedua negara harus memperkuat hubungankerja sama untuk mengembangkan kekuatan baru supaya dapat maju secara bersama-sama.

Kedua pemimpin negara itu menyaksikan penandatanganan tujuh nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan.

Ketujuh MoU itu adalah Extension and Amendment of MoU on Cooperation Regarding Indonesia Special Economic Zones (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korsel), MoU on Creative Industries Fields (Kepala Badan Ekonomi Kreatif dan Menteri Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korsel).

Selanjutnya, MoU on Sports Cooperation (Menteri Luar Negeri dan Menteri Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korsel), MoU on Maritime Cooperation (Menteri Luar Negeri dan Menteri Maritim dan Perikanan Korsel), serta MoU on Cooperation in the Field of Geospatial Data Infrastructure and Land Administration (Menteri Luar Negeri dan Menteri Konstruksi dan Transportasi Korsel).

Terakhir, MoU on the Cooperation in the Field of Peatland (Menteri Luar Negeri dan Menteri Kehutanan Korsel) dan MoU on Mutual Cooperation in Combating Corruption (Ketua KPK dan Ketua Komisi Antikorupsi dan Hak Sipil Korsel). (Net/CT)

BACA JUGA:   Menanti Sentuhan Kadis Baru Kelola Pariwisata Kota Cirebon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed