oleh

Hj Yuningsih: Kenaikkan Harga Rokok Harus Diimbangi Persiapan Lapangan Kerja Baru

Cirebontrust.com – Munculnya kabar bakal naiknya harga rokok, tidak hanya membuat resah para perokok. DPRD Kabupaten Cirebon pun merasa resah jika harga rokok benar-naik. Namun, keresahan DPRD yakni imbas daripada kenaikan harga rokok tersebut. Salah satunya yakni dampak para buruh pabrik rokok yang terancam di PHK.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Yuningsih pemerintah harus menyediakan lahan pekerjaan lain bagi para buruh pabrik rokok, jika harga rokok benar-benar dinaikkan sebesar Rp 50 ribu/bungkus.

Sebab, kata dia dikhawatirkan kenaikan harga rokok akan berimbas kepada pemberhentian para pekerja di pabrik rokok. Akibatnya, pengangguran besar-besaran pun akan terjadi.

Di Kabupaten Cirebon, menurut Yuningsih terdapat dua pabrik rokok yang cukup besar, yaitu di Kecamatan Jamblang dan Plumbon.

“Saya apresiasi langkah pemerintah pusat yang ingin menaikkan harga rokok. Tapi, lantas nanti bagaimana nasib para buruh di pabrik rokok, sebab tentunya kenaikan harga rokok akan berimbas kepada menurunnya pembelian rokok,” ujar Yuningsih, Senin (22/08).

Yuningsih juga mengatakan, para buruh rokok ini memiliki keluarga yang harus dihidupi. Sehingga, saat ada pemberhentian pekerjaan maka keluarga buruh juga akan terkena imbasnya.

“Makanya, yang paling tepat jika ingin menaikkan harga rokok, maka sediakan dulu lapangan pekerjaan yang lain. Kita kan tidak mau banyak warga yang justru akhirnya nanti jadi menganggur, sebab dampak sosial pun akan terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, nantinya dikhawatirkan pula akan berdampak kepada dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ke berbagai daerah, termasuk di antaranya Kabupaten Cirebon.

“Kenaikan harga rokok memang baru wacana, saya inginnya berpikir positif saja jika pemerintah akan melakukannya. Tapi, pemerintah harus memikirkan solusi yang tepat. Pikirkan juga bagaimana nanti pengaruhnya kepada DBHCT,” ujarnya. (Iskandar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed