oleh

HE Herman Khaeron Berikan 1000 Pohon Bintaro

Cirebontrust.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Domokrat DR.Ir.H.E. Herman Khaeron, MSi memberikan 1000 bibit pohon Bintaro kepada para petani yang berada di desa Suranenggala Kulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Minggu(06/08).

Pemberian pohon bintaro langsung di berikan oleh para petani dengan di saksikan oleh Camat Suranenggala, para kuwu se kecamatan Suranenggala berserta aparat desa setempat.

Hari ini sesuai dengan jadwal kita akan mencoba 1000 biji pohon bintaro yang akan di tanam di lahan.

Perlu di ketahui bahwa tanaman pohon bintaro ini adalah pohon anti tikus yang di tanam di area pertanian  desa makanya ini kita uji cobakan di desa Suranenggala kulon, Kecamatan Suranenggala.

Hal tersebut di sampaikan oleh DR.Ir.H Herman Khaeron M.Si anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat.

“Silahkan bu Camat Suranenggala di mana area yang akan di uji coba apakah benar tanaman ini anti tikus. Maka dari itu kami menguji coba kita tanam  agar tikus tidak merajalelah mengganggu atau merusak tanaman padi milik masyarakat,” aata Herman Khaeron.

Selain tanaman ini seperti jambu dan mangga yang nanti kita akan uji cobakan karena bagi, masyarakat memang harus dicarikan jalan yang lebih variatif lebih strategis bagaimana cara Ini meningkatkan pendapatannya.

Selain nampak dia kalau ada mangganya dan lain sebagainya kan bisa jadi pendapatan nantinya kita ingin bahwa satu satuan tanaman yang mereka bukan bergantung kepada luasan tetapi berdasarkan kepada volie

Berdasarkan kepada nilai tambah,  nilai tambah berapa yang itu bisa meningkatkan kehidupannya tahun ya 5 tahun sudah berbuah,  saya nanti bisa di uji cobakan udah gede juga pohonnya 1 tahun bisa berbuah banyak banyak daerah lainnya kami siapkan pohon itu 400.000 pohon.

BACA JUGA:   Sejumlah Pejabat di Jajaran Polres Majalengka Terkena Mutasi

“setiap tahun dalam anggaran itu yang dijadikan sebagai bagian pendapatan tambahan dan saya juga mendapatkan laporan dari warga masyarakat kalau sekarang ini panennya sedang tidak bagus,” jelasnya.

Sehingga, kata masyarakat nelayan yang pernah diberikan bantuan di tahun lalu, sudah mulai menggunakan alat-alat padi dan efektif untuk meningkatkan pendapatan mereka.

“Apa yang sudah kita lakukan adalah untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. (Sukirno Raharjo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed