oleh

FKIP UGJ Adakan Seminar Integrasi Teknologi dalam Perkuliahan

Citrust.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon mengadakan Workshop on Tell (Technology-Enhanced Language Learning) di aula Kampus IV UGJ, Kamis (9/1).

Seminar terkait penerapan tekonologi dalam pembelajaran tersebut menghadirkan pembicara President iTell, Dr. Gumawang Jati, M.A., serta dua iTell Board Member, yakni Dr. Finita Dewi, M.A., dan Grace Nathania, M.Pd.

Pada kesempatan itu, Dekan FKIP UGJ, Prof. Dr. H. Abdul Rozak, Drs., M.Pd., menyampaikan, Workshop on Tell merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka dies natalis ke-59 UGJ.

Melalui kegiatan itu, FKIP UGJ ingin memberikan pengalaman dan pemahaman kepada dosen program studi (prodi) Bahasa Inggris terkait penerapan teknologi informasi dalam perkuliahan.

Abdul Rozak menambahkan, FKIP UGJ akan menerapkan kurikulum baru. Salah satunya bahan kajiannya tentang literasi digital.

“Workshop ini salah satu upaya memberikan pengalaman agar para dosen lebih melek teknologi. Dengan demikian, mereka tidak salah saat memberikan kuliah tentang teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pembicara, Dr. Gumawang Jati, M.A., mengutarakan, salah satu pembahasan dalam workshop tersebut adalah mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Peserta workshop juga bisa merasakan pengalaman penerapan teknologi dalam pembelajaran melalui simulasi yang dilakukan.

“Kami mengulas sekaligus mensimulasikan integrasi teknologi dalam pembelajaran, mulai dari metodologi hingga interaksi antara dosen dan mahasiswa. Setelah itu, peserta membuat rancangan pembelajaran yang menggunakan teknologi,” tuturnya.

Dikatakan Gunawang, saat ini, teknologi dimanfaatkan hanya untuk di dalam kampus. Dengan adanya teknologi yang makin pesat, seharusnya, mulai dipikirkan kolaborasi dengan kampus lain.

“Dalam mengerjakan suatu project, mahasiswa UGJ bisa berinteraksi dengan mahasiswa yang ada di kota lain, bahkan dengan mahasiswa di luar negeri, dengan memanfaatkan teknologi,” jelasnya.

BACA JUGA:   Imigrasi Cirebon Buka Layanan Paspor di Mal

Di tempat yang sama, Ketua Panitia, Dwiniasih, mengungkapkan,nWorkshop on Tell diikuti lebih 70 peserta. Mereka merupakan dosen dari berbagai universitas di Indonesia.

“Selain dosen UGJ, workshop ini juga diikuti dosen dari berbagai universitas di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera hingga Kalimantan,” pungkasnya. (Haris)

Komentar

News Feed