oleh

DPRD Terima Aspirasi Aliansi Ormas dan OKP yang Menolak Kenaikan Harga BBM

Citrust.id – Aliansi Ormas, LSM, OKP dan LBH Kota Cirebon mendatangi kantor DPRD Kota Cirebon, Senin (12/9/2022). Mereka menyampaikan aspirasi penolakan terhadap kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana mengatakan, pihaknya turut mendukung atas apa yang disampaikan oleh massa aksi, yakni menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

“DPRD Kota Cirebon sepakat dan mendukung penolakan penyesuaian harga BBM bersubsidi. Karena berdampak pada kenaikan harga komoditi, dan itu jelas menyusahkan masyarakat,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, kata Ruri, pihaknya akan menyampaikam aspirasi ini hingga ke pemerintah pusat melalui DPR RI. “Kami akan menyampaikan aspirasi ini, karena tidak kali ini saja yang menyatakan penolakan atas penyesuaian harga BBM bersubsidi,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos. Penolakan atas kenaikan harga BBM bersubsidi ini akan disatukan dengan elemen masyarakat lainnya. “Sepekan lalu banyak elemen masyarakat dan mahasiswa yang juga menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Sehingga kami akan satukan aspirasi ini untuk disampaikan ke tingkat pusat,” katanya.

Penyatuan aspirasi ini, lanjut Handarujati, agar aspirasi masyarakat yang menolak terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi disampaikan dari berbagai elemen secara utuh. “Agar semakin kuat, bahwa setiap elemen masyarakat di Kota Cirebon menyatakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi,” katanya.

Sementara itu, Koordinasi Aksi, Reno Sukriano menyayangkan, dampak kenaikan harga BBM ini membuat harga komoditas lain juga naik. Sedangkan tidak sedikit masyarakat yang masih miskin. “Hari ini kami bergerak, karena keputusan tersebut mencekik kami sebagai rakyat. Menaikan harga BBM sama saja menaikan semua biaya hidup,” kata Reno.

Pada akhir demo, seluruh pendemo termasuk unsur pimpinan DPRD membubuhkan tanda tangan di kain sepanjang lima meter. Hal itu sebagai bentuk komitmen elemen masyarakat dan DPRD Kota Cirebon atas penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi. (Aming)

Komentar