oleh

Dianggap Sebelah Mata, Ubi Jalar Sekali Panen Hasilkan Puluhan Juta

CIREBON (CT) – Ubi jalar adalah makanan yang dianggap sebagian orang sebagai makanan kuno dan kadang dipandang sebelah mata, namun dari kekunoannya tersebut ada potensi ekonomi yang menjanjikan. Sabtu (6/11).

Contohnya di Desa Ciawi Asih, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, kebanyakan warganya bertani ubi jalar, karena pemasarannya mudah dan harganya lumayan tinggi.

Suhun contohnya, ia memiliki 2 Hektar tanah untuk di tanami ubi. Dalam sekali panen ia bisa menghasilkan 50 ton ubi jalar, siklus panennya sendiri dalam waktu 4 bulan sekali. Ubi yang ditanam berjenis ubi AC asal bandung, yang mana bentuknya besar dan warnanya kuning.

Pemasarannya sendiri melalui agen, setiap panen agen tersebut datang untuk membeli ubi dengan harga Rp. 2000 per kilogram untuk dikirim ke Jakarta. Menurut Suhun, dirinya lebih memilih menanam ubi daripada padi karena lebih menguntungkan dan tidak membutuhkan modal yang besar.

“Saya lebih memilih menanam ubi daripada padi karena menguntungkan dan modalnya tidak besar,” ujarnya.

Untuk 1 hektar lahan, petani hanya membutuhkan modal Rp. 5.000.000 dan dari modal tersebut, ia bisa meraup keuntungan Rp. 10.000.000 untuk sekali panen. Ubi tersebut diperuntukan sebagai bahan campuran saus, tepung, ataupun diolah menjadi gorengan. (CT-127)

BACA JUGA:   Dewan Minta Dishub Kota Cirebon Kaji Lalu Lintas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed