oleh

Bupati Acep Sesalkan Ada Birokrat Ngamuk dan Ngancam

Kuningantrust.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan mutasi, promosi dan rotasi terhadap 1.341 pegawai, mulai dari eselon II hingga IV di aula lapang tenis indoor Hotel Horison Tirta Sanita, Sangkanurip.

Ribuan pejabat Pemkab Kuningan tersebut, dimutasi sekaligus dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Kuningan, Acep purnama disaksikan Wakil Bupati, Dede Sembada.

Seluruh pegawai yang mutasi dan promosi, sebagian bakal menempati SOTK baru, yang telah berubah menjadi 19 dinas dan 4 badan tersebut terdiri dari 34 pejabat eselon II, 205 pejabat dari eselon III dan 904 pejabat eselon IV.

Bupati Acep mengatakan kebijakan dalam rangka pengukuhan dan pengisian kekosongan jabatan struktural, sekarang ini dikarenakan adanya pejabat struktural yang meninggal, pensiun dan atas dasar aturan PP No 18/2016 tentang Perangkat Daerah.

Menurut Acep, mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa di lingkungan pemerintah, hal itu pasti terjadi sebagai bentuk penyegaran, penambahan jam terbang dan pembinaan bagi ASN.

Acep pun menyampaikan ucapan selamat dan meminta kepada seluruh pegawai, untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik dengan melakukan sejumlah inovasi dan terobosan-terobosan baru dalam pelaksanaan tugasnya.

Menyinggung soal birokrat yang datang ke pendopo dan membawa sebilah golok, Acep mengatakan, tindakan itu sudah keterlaluan.

“saat ini masih dalam proses,” katanya.

Sekedar informasi, Seorang PNS yang juga ketua salah satu ormas diciduk polisi, karena ngamuk dan memarahi Bupati Kuningan beserta stafnya.

Dia ditangkap karena membawa golok. Tersangka yang mengaku kecewa terkait mutasi, kini menjalani pemeriksaan di Polres Kuningan, Jawa Barat.

Inisial, MS datang ke kantor Bupati Kuningan, kemudian marah-marah. Sambil mengacung-acungkan golok, tersangka menantang bupati kemudian memarahi stafnya. (Ipay)

Komentar

News Feed