oleh

Berkenalan dengan Gianni Infantino, Presiden Baru FIFA

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Infantino meraih 115 suara mengalahkan Salman, yang hanya mendapat 88 suara di pemungutan suara tahap kedua. Terpilihnya pria 45 tahun ini sekaligus benar-benar mengakhiri era Sepp Blatter yang tersandung kasus suap. Melalui Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA yang berlangsung di Zurich, Swiss, Gianni Infantino terpilih sebagai presiden baru federasi sepak bola dunia. Pria asal Swiss keturunan Italia ini akan memimpin FIFA untuk periode 2016-2019.

Infantino merupakan pria kelahiran Brig, Swiss, pada 23 Maret 1970. Dia pun disebut-sebut memiliki tiga kewarganegaraan, yaitu Swiss, Italia, dan Yunani. Selain itu, dia juga pandai dalam berkomunikasi dengan enam bahasa, yakni Italia, Jerman, Arab, Prancis, Inggris, dan Spanyol.
Sebelum bergabung dengan UEFA, pria lulusan hukum Universitas Fribourg ini bekerja sebagai Sekretaris Jenderal Pusat Internasional untuk Studi Olah Raga (CIES) di Universitas Neuchatel, setelah sebelumnya menjadi penasihat berbagai badan sepak bola di Italia, Spanyol dan Swiss.

Datang ke UEFA pada Agustus 2000, bekerja menangani masalah hukum sepakbola, komersial dan professional. Atas kinerjanya yang mentereng, dia pun diangkat menjadi Direktur Divisi Hukum dan Perizinan Klub UEFA pada Januari 2004.
Sepanjang kurun waktu tersebut ia juga memimpin pekerjaan UEFA dalam membina hubungan dekat dengan Uni Eropa, Dewan Eropa dan otoritas pemerintah. Dia diangkat sebagai Chief Executive UEFA pada 2007 dan beralih menjadi Sekretaris Jenderal UEFA pada 2009-2016. Selama 16 tahun berkecimpung di dunia sepakbola, Infantino akhirnya berhasil menduduki jabatan tertinggi di kursi federasi sepakbola dunia. (Net/CT)

BACA JUGA:   Resahkan Warga, Puluhan Anggota Geng Motor Ditangkap

Komentar

News Feed