oleh

BEM UMC Lakukan Aksi Unjuk Rasa Menolak Kenaikan Harga BBM

CIREBON (CT) – Puluhan pengunjuk rasa dari BEM Universitas Muhamadiyah Cirebon (UMC) menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan kantor Bupati Cirebon, Senin (24/11).

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa membakar ban bekas sambil berorasi meminta supaya Bupati Cirebon H. Sunjaya Purwadisastra menemui para pengunjuk rasa. Dalam orasinya, mereka menuntuk agar kebijakan pemerintah seharusnya pro rakyat dan melindungi segenap bangsa Indonesia. Mereka juga menuntut agar pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Cirebon untuk menyatakan sikap terhadap kenaikan harga BBM.

“Kami mahasiswa Universitas Muhamadiyah Cirebon (UMC) mengutarakan aspirasi kami tentang kenaikan harga BBM yang tidak pro terhadap rakyat, kenaikan BBM hanyalah bentuk Pragmatisme dari rezim kepemimpinan, pemerintah daerah harusnya sigap mengenai kenaikan harga BBM yang telah menyengsarakan rakyat,” Ujar Nunung selaku Koordinator Lapangan (Korlap).

Usai menggelar aksi bakar ban, Wakil Bupati Cirebon H. Tasiya Soemadi Al-Gotas menemui pengunjuk rasa untuk berdialog. Menurut Gotas(sapaan akrabnya), pihaknya akan menampung dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Dirinya juga menjanjikan akan melakukan dialog dengan berbagai lapisan masyarakat untuk membahas kenaikan BBM tersebut.

“Semua Aspirasi akan kami perjuangkan. Kami hanya bisa mengusulkan ke pusat langsung. Bikin surat resmi Tembusan ke Bupati, saya siap untuk mengusulkan ke Pemerintah pusat,” ucap Gotas. (CT-122)

BACA JUGA:   Antisipasi Covid-19, Pemkab Majalengka Perketat Perbatasan

Komentar

News Feed