oleh

Bantuan Ayam Kementan Berjenis DOC, Ini Alasannya

Citrust.id – Senior Scientist Indonesian Agency for Agricultural Research and Development Ministry of Agriculture (ICATAD), Bachtar Bakrie, menjelaskan, ayam program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) Kementerian Pertanian (Kementan) RI adalah ayam DOC atau day old chicken.

Dikatakan Bakrie, sejak awal, Kementan mengajak dan membina masyarakat untuk menernakan ayam sejak usia 1 hari. Budi daya ayam kampung akan dilakukan secara berulang sehingga perlu pemahaman perawatan sejak ayam berusia dini.

“Pada tahun kemarin memang kami berikan ayam yang agak dewasa karena keterbatasan pabrik ayam dalam melakukan pembibitan,” tuturnya, Selasa (19/2/2019).

Dalam pelaksanannya nanti, pihaknya juga memberi bantuan berupa kandang khusus ayam DOC, tempat makan, minum, lampu, serta pakan ayam.

Bantuan tersebut hanya akan diberikan hingga ayam berusia 4 bulan. Dirinya menilai, pada usia tersebut ayam-ayam sudah mulai bertelur.

“Kan sudah bisa bertelur. Nanti telurnya bisa dijual, bisa dibelikan untuk keperluan pakan juga,” terangnya.

Untuk proses penetasan, ia meminta agar tidak dilakukan secara manual. Lebih baik ditetaskan menggunakan mesin tetas.

Bakrie menginstruksikan kepada aparat desa khususnya untuk pengadaan mesin tetas. Selain membantu para rumah tangga miskin (RTM) dalam budidaya, adanya mesin tersebut menjadi ladang ekonomi desa.

“Rata-rata penetasan telur itu Rp4 ribu. Karena ini bantuan, harus kita patok hanya Rp1 ribu,” pungkas dia. (Dhika)

BACA JUGA:   Kota Baru Keandra Jual 62 Rumah dalam Waktu Lima Jam

Komentar

News Feed