oleh

Aplikasi Pokemon Go Palsu Berisi Virus Mulai Bermunculan

Ilustrasi

CIREBON (ct) – Dalam waktu dua minggu game ini telah menduduki peringkat pertama di toko aplikasi digital milik Apple, App Store. Bahkan Niantic sebagai pengembang game ini, telah mendapatkan keuntungan sekitar Rp180 miliar dalam kurun waktu yang singkat.

Sayangnya, kesuksesan game mobile Pokemon Go juga dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Ada aplikasi game Pokemon Go yang palsu. Hal ini berasal dari penilitian salah satu produsen anti virus, ESET.

Dikatakan bahwa saat ini banyak sekali aplikasi yang menggunakan embel-embel “Pokemon”. Namun setelah di unduh ternyata bukan aplikasi game Pokemon Go. Bahkan aplikasi palsu itu banyak   disisipi dengan virus berbahaya. Virus ini bahkan akan melakukan klik pada iklan situs porno, serta tidak dapat dihapuskan dengan cara menghapus aplikasi tersebut.

Menurut pernyataan ESET, virus tersebut memiliki kemampuan back door, yang mana dapat mengakses data-data pada smartphone. Sebagai informasi, aplikasi yang saat ini paling banyak diunduh adalah “Pokemon Go Ultimate” yang telah mencapai angka 1.000 pengunduh, yang kini sudah dihapus dari toko aplikasi Google Play Store.

Bahkan Anda harus berhati-hati karena rata-rata aplikasi yang ada pada toko digital milik Google yang berbau dengan panduan atau cheat untuk game Pokemon Go hampir kebanyakan juga disisipi oleh virus jahat. (Net/CT)

BACA JUGA:   Perwira Polres Majalengka Tingkatkan Kemampuan Menembak

Komentar

News Feed