oleh

Aktivitas Bongkar Muat Batubara Ditutup, Bagaimana Nasib Para “Grandong”?

CIREBON (CT) – PT Pelindo II kini sudah memberdayakan para grandong (pekerja bongkar muat batu bara, red) menjadi security dan tukang sapu di area pelabuhan. Hal tersebut disampaikan Agus Purwanto selaku Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Cirebon, untuk mengantisipasi para pekerja yang sebelumnya berprofesi sebagai pekerja bongkar muat batu bara, yang kebanyakan merupakan warga sekitar pelabuhan, kehilangan pekerjaan.

“Kami terus berupaya meminimalisir dampak debu batubara, salah satunya dengan adanya dust sprayer yang terbukti efektif menyerap debu batu bara agar tak menyebar. Tapi dengan penghentian sementara aktivitas bongkar muat batubara, mau tak mau menimbulkan polemik baru, yakni para grandong yang kehilangan pekerjaan. Makanya kami berinisiatif menjadikan mereka sebagai tim keamanan dan tukang sapu,” kata Agus.

Ditambahkan Agus, ia bersama General Manager Pelindo II Hudadi Soerja Djanegara bersama semua pihak terkait, akan secepatnya menyelesaikan solusi terbaik adanya dampak batubara.

“Kami memiliki ribuan karyawan yang bekerja di pelabuhan, yang juga harus dipikirkan bagaimana nasibnya apabila aktivitas bongkar muat batubara harus ditutup total, atau bahkan dipindahkan ke area lain yang jauh dari pemukiman penduduk,” katanya.

Sejauh ini pihaknya mengaku berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir dampak debu batubara. Mengingat penutupan sementara ini pun berdampak pada kinerja perusahaan lain, yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar memproses produknya. Misalnya saja, 90 persen pabrik tekstil yang ada di Bandung dan PT Indocement menggunakan batubara yang dikirimkan dari Pelabuhan Cirebon untuk proses pembakarannya

“Kita harus sama-sama bisa menyadari pemindahan area bongkar muat tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Tapi nantinya saya berharap akan dibentuk tim pengawas khusus yang terdiri dari pihak-pihak terkait, untuk meminimalisir dampak debu batubara,” jelasnya. (Wilda)

Komentar