oleh

Aduh! Gara-gara Menegur Tidak Kerjakan PR, Guru Dibogem Orangtua Siswa hingga Berdarah

CIREBON (CT) – Meski tidak seluruhnya, sekolah kini seolah sudah bukan lagi tempat mencari ilmu yang baik. Pasalnya, lagi-lagi publik dibuat gempar dengan kabar guru dianiaya orangtua siswa lantaran menegur anaknya sebab hal tertentu.

Kali ini, konflik antara guru dan orangtua murid terjadi di Makassar. Dahrul (42), guru SMKN 2 Makassar dipukul oleh Ahmad Adnan, orangtua dari Airul Alig Sadang lantaran tak terima anaknya dihukum karena tidak mengerjakan tugas di rumah.

Namun Alig justru mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak sopan hingga membuat guru itu meradang dan manamparnya. Tak terima dengan perlakuan sang guru, murid kelas 2 itu langsung menelepon orangtuanya.

Mengetahui anaknya mendapat hukuman, Ahmad Adnan langsung mendatangi sekolah. Saat bertemu Dahrul ia langsung meluapkan emosinya dan memukul guru itu hingga mengalami pendarahan.

Kasus tersebut juga menjadi perhatian pihak sekolah. Kepala Sekolah SMKN 2 Makassar, Chaidir Madja mengatakan jika pihaknya tengah mengkaji sanksi yang mungkin dijatuhkan untuk Aliq.

Sementara, peristiwa tersebut juga menjadi sorotan publik terutama di media sosial. Netter murka dan menghujat orangtua murid yang melakukan pemukulan pada seorang guru. (Net/CT)

BACA JUGA:   Aparat Keamanan di Majalengka Antisipasi Konflik Sosial

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed