oleh

600 Warga Desa Pacinan Jatiseeng Kidul Dievakuasi ke Masjid

Citrust.id – Semenjak sore tadi di Masjid Baiturrohman Jatiseeng Cirebon telah ramai dipenuhi pengungsi.

Ketinggian air yang mencapai leher orang dewasa terpaksa membuat warga Pacinan dievakuasi. Bobolnya tanggul Sungai Cibening, Kuningan membuat meluapnya air ke pemukiman warga Pacinan.

Diungkapkan salah seorang warga, Uun (50), dirinya sudah dua hari berada di tempat pengungsian, “banjirnya masih tinggi seleher kira-kira, jadi ya mau gak mau kita harus mengungsi,” katanya. Sabtu (24/02).

Entin yang merupakan ketua RT di Desa Pacinan mengatakan bahwa Banjir mulai merendam pemukiman sejak hari selasa lalu dengan ketinggian sekira dua meter. Banjir tersebut membuat warga kehilangan harta benda.

“Pas pertama banjir tidak terlalu tinggi, tapi setelah yang kedua tingginya sampai dua meter. Sebabnya, karna sungai yang melewati tanggul deras sekali, karena sungai Cibening tanggulnya bobol, makanya kita ikut kena banjir,” ujar wanita yang berusia 50 tahun itu.

Ia menambahkan, 600 warga telah dievakuasi di masjid Baiturtohman, termasuk anak-anak. Dan korban yang dievakuasi kini membutuhkan bebrapa bantuan semisal, tikar, kain, dan baju, karna untuk akomodasi sudah tercukupi dari bantuan relawan.

“Ada sekita 400 orang dewasa dan 200 anak-anak yang dibawah ke masjid, tapi kami sangat membutuhkan tikar, kain dan baju, karna untuk makanan sudah banyak yang bantu, dapur umum juga ada,” lanjutnya.

kemudian, warga hanya bisa pasrah, sebab barang-barang berharga mereka terbawa oleh arus banjir.

“Tidak ada yang terisasa, baju yang kami pakai ini yang bisa kami gunakan, harta, perabotan Rumah tangga bahkan hewan ternak kami ikut hanyut, totalnya ada 23 kambing dan berkas-berkas semuanya hanyut,” ujarnya. /imam zarkasi

BACA JUGA:   HUT ke-80 RS Paru Sidawangi, Tingkatkan Pelayanan Penanganan Tb

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed